Pencarian Korban Hanyut di Sungai Brantas Blitar Libatkan 35 Petugas dengan 2 Perahu Karet

Pada hari pertama pencarian, petugas akan melakukan penyisiran di aliran sungai pada radius 1–3 kilometer dari lokasi pertama dilaporkan hanyut.

28 May 2025 - 12:34
Pencarian Korban Hanyut di Sungai Brantas Blitar Libatkan 35 Petugas dengan 2 Perahu Karet
Unit Siaga SAR Malang bersama petugas gabungan saat melakukan pencarian remaja yang hanyut di Sungai Brantas. (Foto : Ninda Kinanti/SJP)

BLITAR, SJP—Petugas gabungan melanjutkan pencarian terhadap MDN (19), remaja asal Dusun Gendong, Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar hingga Rabu (28/5/2025) pagi, setelah korban dilaporkan terhanyut Sungai Brantas pada Selasa (27/5/2025) sore.

Pada hari pertama pencarian, sebanyak 35 petugas gabungan diterjunkan dengan menggunakan dua perahu karet.

"Petugas gabungan ini saya bagi dua tim. Yang utama melakukan pencarian di aliran Sungai Brantas menggunakan perahu karet. Serta beberapa petugas ditempatkan di beberapa titik," ucap Koordinator Unit Siaga SAR Malang, Yoni Fariza, Rabu (28/5/2025).

Yoni menerangkan, pada hari pertama pencarian, petugas akan melakukan penyisiran di aliran sungai pada radius 1–3 kilometer dari lokasi pertama dilaporkan hanyut.

"Kami juga berkoordinasi dengan beberapa penjaga pintu air. Seandainya korban keluar dari wilayah Blitar. Misalkan di Kediri dan sebagainya," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja berinisial MDN (19) warga Dusun Gendong, Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, dilaporkan hanyut terbawa arus saat berenang di Sungai Brantas pada Selasa (27/5/2025) pukul 15.40 WIB.

Awalnya, korban bersama tiga orang temannya berinisial MA (14), AI (13) dan FS (14), turun ke aliran Sungai Brantas.

"Mereka berenang di Sungai Brantas tanpa menggunakan pelampung. Korban dan ketiga temannya mampu berenang sampai di ujung selatan. Kemudian tiga temannya ini mencoba balik ke arah utara dan berhasil," ucap Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, Rabu (28/5/2025).

Berbeda dengan tiga temannya, MDN justru tidak bisa kembali ke arah utara. Menurut keterangan dari tiga orang saksi, korban sempat berteriak dan meminta tolong karena tidak kuat melewati arus sungai yang deras.

Ketiga temannya sempat berusaha menolong korban dengan berenang ke aliran arus sungai di bagian tengah. Namun, upaya itu tak mampu menarik korban untuk kembali ke sebelah utara.

"Korban ini tak kuat menahan arus, dan pada akhirnya hanyut terbawa arus," imbuh Iptu Samsul. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow