Terseret Ombak saat Mandi di Pantai Lenggoksono, Pemuda Asal Dampit Ditemukan Tewas

Yoga Aditya (22), pemuda asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, ditemukan tewas setelah hilang terseret ombak di Pantai Lenggoksono. Dia hanyut sejauh 3 kilometer usai mandi di laut setelah memancing.

12 May 2025 - 12:30
Terseret Ombak saat Mandi di Pantai Lenggoksono, Pemuda Asal Dampit Ditemukan Tewas
Tim SAR bersama Satpolairud saat mengevakuasi korban tenggelam di perairan Pantai Lenggoksono, Malang. (Foto: Istimewa)

MALANG, SJP – Seorang pemuda asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Yoga Aditya (22), ditemukan meninggal dunia setelah sehari sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak saat mandi di Pantai Lenggoksono, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. 

Korban ditemukan dalam kondisi mengambang dengan jarak sekitar tiga kilometer dari bibir pantai pada Senin (12/5/2025), oleh relawan SAR beserta tim gabungan Satpolairud.

Peristiwa bermula pada Ahad (11/5/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Yoga bersama dua temannya sedang memancing di sekitar tebing Pantai Lenggoksono. Dia diketahui mengonsumsi alkohol dan mandi di laut. 

Dua orang berenang hingga mendekati Pulau Gadung. Sementara satu orang tetap di pinggir pantai. Tidak lama berselang, keduanya terseret ombak besar.

Warga yang berada di sekitar lokasi bergegas memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan salah satu korban bernama Diky Alamsyah (22), warga Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo. Namun, Yoga Aditya tidak berhasil ditemukan saat itu dan dinyatakan hilang.

Pencarian dilakukan sejak Senin pagi oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Malang, Malang Selatan Rescue (MSR), Pantai Selatan Rescue (PSR), serta relawan desa dan nelayan. Sekitar pukul 07.30 WIB, tim menerima laporan adanya jenazah yang mengapung di tengah laut.

“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi mengambang sekitar 3 kilometer dari pantai. Jenazah dievakuasi menggunakan perahu jukung dan dibawa ke darat sekitar pukul 08.58 WIB,” kata Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, Senin (12/5/2025).

Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Tirtoyudo menunjukkan korban mengalami luka di bagian kaki yang diduga akibat benturan karang, serta mengeluarkan darah dari hidung karena kemasukan air laut.

AKP Bambang menyampaikan apresiasi kepada semua unsur yang terlibat dalam pencarian. Mulai dari relawan, perangkat desa, hingga warga lokal. Dia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai selatan.

“Kami imbau masyarakat dan wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan ombak sebelum melakukan aktivitas di laut. Keselamatan harus diutamakan,” tegasnya.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Sementara korban selamat, Diky Alamsyah, masih dalam pemulihan setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif dari tim medis. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow