Tercium Bau Belerang di Rumah Polisi Mojokerto yang Meledak, Korban Tewas adalah Kader PAN

Polisi pemilik rumah langsung diperiksa Propam Polres Mojokerto. Kemudian Tim Gegana Polda Jatim langsung turun memeriksa TKP

13 Jan 2025 - 15:11
Tercium Bau Belerang di Rumah Polisi Mojokerto yang Meledak, Korban Tewas adalah Kader PAN
Tim Gegana Polda Jatim bersiaga di TKP. (Syaiful/SJP)

MOJOKERTO, SJP – Tak berselang lama usai rumahnya meledak, Aipda Maryudi kini diperiksa oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto untuk dimintai keterangan.

Pantauan di lokasi, pada pukul 13.30 WIB, tampak tim Gegana Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) melakukan pemeriksaan lanjutan tempat kejadian perkara (TKP) meledaknya rumah polisi itu.

Tercium aroma belerang menyengat di sekitar TKP. Meski demikian, belum terkonfirmasi secara pasti penyebab ledakan misterius yang menewaskan dua orang itu. Polisi belum memberikan keterangan secara resmi. Sebab, penyelidikan masih dilakukan.

Identitas Korban 

Korban tewas seorang ibu bernama Luluk Sudarwati (40) beserta anak laki-lakinya yang masih bawah lima tahun (balita) berinisial KF (3). Mereka kerabat Aipda Muryadi yang rumahnya bersebelahan.

“Masih saudaranya,” kata Rina, warga setempat, Senin (13/1/2025).

Rina mengungkapkan, sebelum rumah itu hancur, dia sempat mendengar bunyi ledakan keras sebanyak dua kali. Ada 5 rumah yang rusak. Namun kerusakan parah ada di 3 rumah. Terutama rumah polisi yang menjadi sumber ledakan. 

“Dua kali. Warga kaget semua. Rumah yang terdampak ada lima. Tapi tidak parah yang lainnya,” terang Rina.

Saat peristiwa berlangsung, kedua korban berada di dalam rumah. Sementara suami Luluk sedang keluar untuk menjemput anak pertamanya pulang sekolah.

“Meninggalnya karena terkena reruntuhan akibat ledakan itu mungkin ya,” kata Rina.
Korban bernama Luluk Sudarwati merupakan politisi PAN

Korban tewas dalam ledakan rumah polisi itu ternyata merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Mojokerto.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Mojokerto, Muhammad Santoso membenarkan hal itu. Pihaknya berbelasungkawa atas musibah yang menimpa Luluk bersama anak balitanya.

“Iya, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (13/1/2025).

Diberitakan sebelumnya, rumah anggota polisi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto tiba-tiba hancur akibat ledakan misterius pada Senin (13/1/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.  Akibat kejadian itu, dua orang tetangga anggota polisi itu meninggal dunia.

Data yang dihimpun di lokasi, ledakan itu bersumber dari rumah Aipda Maryudi, anggota Bhabinkamtibmas yang berdinas di Polsek Dlanggu, Polres Mojokerto. 

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto saat diwawancarai di lokasi menyebutkan, sumber ledakan dari rumah Aipda Maryudi, namun saat ledakan terjadi rumah dalam keadaan kosong.

“Dia sedang berdinas, istrinya sedang kerja dan anaknya sedang sekolah, saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong. Kemudian dampak dari ledakan, rumah sebelahnya juga runtuh,” kata AKBP Ihram Kustarto.

Dua korban yang dikabarkan meninggal dunia bukanlah anak dan istri polisi, melainkan kerabat tetangga yang rumahnya ikut terdampak. 

Menurut AKBP Ihram, rumah yang menjadi korban merupakan kerabat pemilik rumah. "Ada dua korban saya mendengar informasi dari rumah sakit sudah tidak bernyawa lagi, ibu dan anak balita,” terang Ihram Kustarto. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow