Tebing Longsor Ancam Rumah Warga di Ngantang Malang, BPBD Lakukan Penanganan Darurat
Hujan deras picu longsor di Ngantang, Malang. Tebing setinggi 4 meter longsor, mengancam rumah warga. BPBD bergerak cepat lakukan penanganan darurat dan asesmen.
BONDOWOSO, SJP - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngantang pada Selasa (11/3/2025) pagi memicu longsor di Dusun Sukoanyar, Desa Mulyorejo.
Tebing penahan tanah (TPT) di depan rumah Mulyadi, salah seorang warga setempat, longsor dengan ketinggian sekitar 4 meter dan lebar 10 meter.
Longsoran ini mengancam pemukiman warga karena berada di tepi aliran sungai dengan arus yang deras.
Plh. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Ichwanul Muslimin, mengatakan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa pada pukul 09.58 WIB.
"Kami segera mengirim tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat. Saat ini, longsoran sudah ditutup sementara dengan terpal untuk mencegah longsor susulan," ujarnya, Selasa, (11/3/2025).
Menurut Ichwanul, meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dampaknya cukup mengkhawatirkan.
"TPT yang jebol berada tepat di depan rumah warga. Jika terjadi hujan deras lagi, ada kemungkinan longsoran bertambah parah. Oleh karena itu, kami terus melakukan pemantauan," tambahnya.
Kepala Desa Mulyorejo, Suprapto, membenarkan bahwa hujan yang terjadi sejak dini hari membuat debit air sungai meningkat drastis, sehingga tanah di sekitar TPT terkikis dan akhirnya longsor.
"Kami bersama warga sudah melakukan pembersihan awal dan pemasangan terpal, tapi butuh bantuan lebih lanjut dari pihak berwenang," urainya.
Selain BPBD Kabupaten Malang, unsur lain yang terlibat dalam penanganan ini adalah Muspika Kecamatan Ngantang, perangkat desa, PMI, serta komunitas relawan seperti Buana Solusindo dan Marva Telekomunikasi.
Pihak BPBD telah menyalurkan satu paket sembako dan satu lembar terpal sebagai bantuan awal bagi warga terdampak.
BPBD mengimbau masyarakat di daerah rawan longsor untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah.
"Kondisi cuaca masih berpotensi hujan deras dalam beberapa hari ke depan. Kami meminta, agar warga meningkatkan kewaspadaan dan segera mencari tempat aman jika situasi memburuk," tutup Ichwanul. (*)
Editor: Rizqi ArdianĀ
What's Your Reaction?

