Siswa MI Al Istiqomah Jombang Berhamburan saat Kebakaran Pabrik Tali Rafia

Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, pihak yayasan kemudian meliburkan aktivitas kegiatan belajar mengajar

13 Jan 2025 - 13:34
Siswa MI Al Istiqomah Jombang Berhamburan saat Kebakaran Pabrik Tali Rafia
Tangkapan layar video siswa berhamburan saat terjadi kebakaran pabrik tali rafia di Jombang. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP - Kebakaran pabrik plastik di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang membuat siswa MI Al Istiqomah berhamburan kabur untuk menyelamatkan diri. 

Posisi pabrik tali rafia itu bersebelahan dengan bangunan sekolah. Siswa yang sedang menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) berhamburan kabur meninggalkan ruangan. 

Dalam video berdurasi 54 detik yang beredar, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi di belakang bangunan sekolah.

Siswa dengan seragam merah putih di lantai dua bangunan sekolah tampak panik diikuti suara perintah dari sejumlah guru dan orang tua siswa. 

"Hai, turun, turun, turun, turun," ucap warga yang merekam peristiwa tersebut, Senin (13/1/2025). 

Kepanikan juga tampak pada guru yang sebagian berada di lantai bawah. Selang beberapa saat, siswa lari tunggang langgang turun dari lantai dua sambil menenteng tasnya. 

Mencekamnya suasana saat itu diakui oleh Pengurus Yayasan Al Istiqomah, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Muizudin Hakam.

Karena kepanikan siswa, pihak yayasan akhirnya memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar. Hal itu untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. 

"Dampak dari kebakaran pabrik plastik siswa dipulangkan," ungkap Muizudin. 

Sebelumnya, pabrik tali rafia di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang mengalami kebakaran hebat, Senin (13/1/2025). Pabrik yang dipenuhi dengan bahan material plastik itu hangus tak tersisa. 
Kejadian itu diketahui warga sekitar sekira pukul 07.00 WIB. Kepulan asap tebal membumbung ke langit hingga membuat panik siswa dan guru MI Al-Istiqomah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang membenarkan peristiwa tersebut. Usai menerima laporan dari warga, BPBD langsung menerjunkan tim untuk segera melakukan memadamkan api. 

"Setelah sampai di lokasi, kami melakukan penanganan dan ternyata di sini memang materialnya sangat mudah terbakar. Karena limbah plastik," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, Senin (13/1/2025). 

Wiku mengatakan, dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran tersebut dipicu oleh kemunculan api yang berasal dari bagian mesin sebelah kiri. Lalu menyambar lokasi pabrik bagian belakang: tempat di mana tumpukan material plastik berada. 

"Dugaannya, sementara kami belum bisa memastikan. Sebab masih fokus melakukan pemadaman. Dari informasi pemilik, api datang dari sebuah kiri," ungkapnya. 

Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam tragedi kebakaran tersebut. Namun saat kebakaran terjadi, sejumlah karyawan diketahui sedang bekerja di dalam pabrik. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow