Seorang Nenek di Bojonegoro Tewas Tertemper Kereta Ambarawa Ekspres
Korban diketahui bernama Ermien Hardyasrini (64), warga Perumahan Wisma Indah Timur, Jalan Asoka Nomor 10, RT 04 RW 06, Kelurahan Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro.
BOJONEGORO, SJP — Kecelakaan tragis terjadi di lintasan rel kereta api petak jalan Bojonegoro—Kalitidu pada Jumat (2/5/2025) siang. Seorang pejalan kaki lanjut usia (lansia) tertemper Kereta Api (KA) Ambarawa Ekspres di Kilometer 123+200 jalur hulu.
Korban diketahui bernama Ermien Hardyasrini (64), warga Perumahan Wisma Indah Timur, Jalan Asoka Nomor 10, RT 04 RW 06, Kelurahan Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro. Dia meninggal dunia akibat luka berat yang dialami usai kejadian.
Informasi yang dihimpun suarajatimpost.com, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.10 WIB. Saat itu, KA PLB 266 Ambarawa Ekspres melaju dari arah barat. Diduga korban berjalan kaki menyusuri rel dari arah selatan ke utara tanpa menyadari datangnya kereta api. Tabrakan pun tak terhindarkan.
Menanggapi kejadian tersebut, petugas Karu 8b.3 Bojonegoro bersama anggota PKD Stasiun Bojonegoro segera turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mencegah kerumunan warga.
“Setelah kami terima laporan dari masinis, tim langsung menuju lokasi. Korban segera dievakuasi ke RS Bhayangkara Bojonegoro dengan bantuan anggota Polsek dan petugas pengamanan,” ungkap petugas lapangan, Ainurofik, Jumat (2/5/2025).
Tak hanya itu, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro serta pihak RT setempat guna membongkar urukan jalan tidak resmi yang kerap digunakan pejalan kaki melintasi rel.
Meski insiden ini menyebabkan jatuhnya korban jiwa, perjalanan KA Ambarawa Ekspres hanya mengalami keterlambatan selama 3 menit.
"Tidak ada kerugian materiil pada sarana kereta api," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

