Kapolres Malang Resmikan Tiga Fasilitas Publik di Lawang Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Kapolres Malang meresmikan Masjid Budi Irianti, Gedung Tathya Dharaka, dan Taman Sulipah Presisi di Lawang sebagai wujud sinergi Polri bersama masyarakat menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
MALANG, SJP — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Malang AKBP Taat Resdi meresmikan Masjid Budi Irianti, Gedung Tathya Dharaka, dan Taman Sulipah Presisi di Kecamatan Lawang, Jumat (26/6/2026).
Ketiga fasilitas tersebut diharapkan menjadi penguat pelayanan kepolisian, sarana ibadah, sekaligus ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Peresmian tersebut turut dihadiri jajaran Polres Malang, Forkopimcam Lawang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengusaha yang memberikan dukungan terhadap renovasi dan pembangunan fasilitas tersebut.
Kapolres menjelaskan, Masjid Budi Irianti yang berada di lingkungan Polsek Lawang telah diperluas dari sekitar 80 meter persegi menjadi kurang lebih 250 meter persegi.
"Masjid ini tidak hanya digunakan anggota Polsek Lawang, tetapi juga masyarakat luas. Letaknya sangat strategis di jalur utama sehingga pengguna jalan juga dapat memanfaatkannya untuk salat maupun beristirahat," ujar AKBP Taat Resdi, Jumat (26/6/2026).
Ia menekankan bahwa keberadaan masjid yang representatif harus diikuti dengan meningkatnya kesadaran personel untuk memakmurkan rumah ibadah.
"Kalau di kantor masjid atau musalanya dekat, itu menjadi kesempatan yang baik untuk salat berjamaah di awal waktu. Tidak perlu diabsen atau dipaksa. Bangun kesadaran, nanti anggota pasti mengikuti," katanya.
Menurutnya, kebiasaan salat berjamaah selalu ia terapkan sejak bertugas di Mabes Polri, kemudian saat menjabat Kapolres Tulungagung, hingga kini memimpin Polres Malang.
Kapolres juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam renovasi masjid. Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
"Semoga menjadi amal jariyah bagi semua yang telah menyumbangkan materi, tenaga, waktu, pikiran, maupun doa dalam proses pembangunan ini," ucapnya.
Selain masjid, AKBP Taat Resdi turut meresmikan Gedung Tathya Dharaka, bangunan peninggalan era kolonial Belanda yang sebelumnya mengalami kerusakan berat.
Ia mengaku sempat prihatin saat pertama kali melihat kondisi bangunan tersebut pada awal bertugas di Polres Malang. Namun, berkat kolaborasi para pengusaha, tokoh masyarakat Kecamatan Lawang, serta dukungan Bank BUMN, gedung tersebut berhasil dipugar tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.
"Keaslian bangunannya tetap dipertahankan sehingga tetap menjadi bangunan heritage yang kini bisa dimanfaatkan untuk berbagai pelayanan kepolisian kepada masyarakat," jelasnya.
Gedung tersebut kini difungsikan sebagai ruang pelayanan, di antaranya ruang Satreskrim, ruang Bhayangkari, pelayanan SKCK, serta ruang tunggu masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres juga meresmikan Taman Sulipah Presisi di RW 9 Kelurahan Kalirejo yang dilengkapi fasilitas pendukung keamanan, seperti panic button dan CCTV di 36 titik.
Menurutnya, keberadaan taman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas keamanan lingkungan sekaligus mempererat kerukunan warga.
Ia juga menjelaskan filosofi penamaan ketiga fasilitas tersebut. Masjid Budi Irianti diambil dari nama almarhumah istri Haji Siswanto yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
Gedung Tathya Dharaka menggunakan nama angkatan AKBP Taat Resdi di Akademi Kepolisian yang bermakna "perwira yang memegang teguh kebenaran sejati". Sementara Taman Sulipah Presisi diabadikan dari nama almarhumah ibu kandung Haji Siswanto sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan keteladanannya.
Kapolres berharap ketiga fasilitas tersebut dapat memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, nyaman, religius, dan kondusif. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

