Sekolah Rakyat Mulai Dibangun di Blitar, Harapan Baru Putus Rantai Kemiskinan
Pembangunan sekolah rakyat resmi dimulai di wilayah Kota Blitar pada Januari 2026. Saat ini, pembangunan sekolah rakyat dalam tahap pematangan lahan yang berada di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
KOTA BLITAR, SJP - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Kota Blitar resmi dimulai pada Januari 2026.
Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap awal berupa pematangan lahan yang berada di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar Yudha Budiono mengatakan, proses pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai dengan perencanaan.
"Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Blitar sedang proses. Sekarang masuk tahap pematangan lahan," kata Yudha, Sabtu (17/1/2026).
Dijelaskan Yudha, Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan aset milik Pemerintah Kota Blitar seluas sekitar 5 hektare.
Setelah pematangan lahan selesai, proses pembangunan akan dilanjutkan pada tahap fisik gedung. Nantinya, fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Selain itu, juga akan dilengkapi dengan asrama, laboratorium, dapur serta fasilitas pendukung lainnya.
"Proses pembangunan dilakukan secara bertahap, setelah pematangan lahan selesai," jelasnya.
Sekadar diketahui, pembangunan dan operasional Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Blitar memberikan dukungan dengan menyediakan lahan.
Di mana, Sekolah Rakyat merupakan sekolah gratis yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem atau yang masuk kategori desil 1, yakni 10 persen masyarakat dengan ekonomi terendah. Melalui sistem pendidikan berasrama, Sekolah Rakyat diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan yang selama ini diwariskan antar generasi. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

