SMK Budi Utomo Jombang Gelar Inovasi Siswa dan Job Fair 2026

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Selasa hingga Rabu (10-11 Februari 2026), di halaman Masjid Luhur Nurhasan, Ponpes Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

10 Feb 2026 - 13:00
SMK Budi Utomo Jombang Gelar Inovasi Siswa dan Job Fair 2026
Salah satu hasil inovasi siswa SMK Budi Utomo Gadingmangu dalam acara gelar karya. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP — Yayasan Pendidikan Budi Utomo melalui SMK Budi Utomo Gadingmangu kembali menyelenggarakan agenda tahunan Gelar Karya Siswa, Expo Campus, dan Mini Job Fair (GEJ) 2026. 

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Selasa hingga Rabu (10-11 Februari 2026), di halaman Masjid Luhur Nurhasan, Ponpes Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Acara tahun ini memamerkan hasil inovasi dari tujuh jurusan, yaitu Multimedia (MM), Busana Butik (BB), Akuntansi (AK), Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Smart Farming.

Kepala SMK Budi Utomo, Parwata, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan puncak kolaborasi seluruh mata pelajaran pada setiap kompetensi keahlian.

"Alhamdulillah, para siswa berhasil menampilkan karya dan inovasi yang dikembangkan selama masa pendidikan, khususnya hasil dari ekstrakurikuler robotik," ujar Parwata, Selasa (10/2/2026).

Secara khusus, Parwata membeberkan inovasi dari jurusan Smart Farming. Melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) hasil kolaborasi dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), siswa berhasil menciptakan sistem perawatan tanaman jarak jauh berbasis ponsel pintar (smartphone).

"Sistem ini memungkinkan perawatan tanaman, baik tanaman hias maupun tabulampot, dilakukan tanpa harus berada di lokasi. Melalui smartphone, penyiraman dapat dikendalikan bahkan diprogram untuk bekerja secara otomatis," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pengembangan inovasi ini diproyeksikan untuk menjawab kebutuhan pasar.

"Orientasi kami adalah dunia usaha dan perdagangan. Produk ini diharapkan dapat diproduksi secara massal dan dipesan oleh masyarakat maupun industri," tambahnya. 

Saat ini, pengembangan masih difokuskan pada kebutuhan praktik dan edukasi di lingkungan sekolah.

Kegiatan GEJ 2026 ini menghadirkan total 64 stan, yang terdiri dari 8 stan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), 5 stan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), 8 stan inovasi jurusan, serta 43 stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto; Kapolsek Perak, Iptu Mohammad Supriyo; Ketua DPD LDII Jombang, Widodo; serta jajaran pengurus Ponpes Gadingmangu, dewan guru, dan para siswa. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow