Sarana Prasarana Memprihatinkan, Warga Bondowoso Bangun Kamar Mandi di UPT PSTW Milik Pemprov Jatim
Anggaran pembangunan kamar mandi tersebut murni dari dana pribadi, karena warga Bondowoso ini sedih melihat banyaknya bangunan milik provinsi ini yang sudah tidak layak.
BONDOWOSO, SJP – Fasilitas dan bangungan yang ada di kawasan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW), yang berada di Kelurahan Blindungan Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, begitu memprihatinkan.
Kondisi itu menggugah hati salah seorang dermawan bernama Imam Basyari Sidik. Sehingga, pria ini menyalurkan uangnya untuk membangun kamar mandi bagi para penghuni panti sosial milik Pemprov Jatim ini.
Alasan dirinya membangun kamar mandi berawal dari kondisi bangunan yang sudah tidak layak digunakan. Bahkan, dirinya mengungkap jika saluran pipanisasi ke septik tank tersumbat.
“Oleh sebab itu, kami membantu untuk mebangun kamar mandi dengan septik tank yang didesain anti penuh,” ujarnya sembari menunjukkan proses pembangunan kamar mandi yang sudah memasuki tahapan finishing, Selasa (25/2/2025).
Menurutnya, panti sosial ini memerlukan pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas kesehatan dari sisi sanitasi, tempat memasak, kantin, masakan dan tempat makan.
“Sarana kebersihan, seperti sanitasi dan tempat mandi yang lebih layak, harus diprioritaskan. Selain itu, atap ruangan dan kayu lapuk juga selayaknya diperbaharui agar tidak membahayakan penghuni di dalamnya,” ungkapnya.
Dirinya tergugah saat melihat kondisi bangunan dan sarana yang ada di UPT PSTW. Dengan dana pribadi, Imam ingin memberdayakan para lansia, gelandangan dan ODGJ yang ada di panti sosial tersebut.
"Ini murni keinginan saya. Tidak ada kepentingan apapun. Bahkan, saya berharap pemerintah juga berkontribusi membantu perbaikan dan pembangunan di sini. Karena mereka yang ada di sini menjadi kewajiban negara,” harapmya.
Dengan penuh harap, Imam menyarankan agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, karena, gedung tersebut berdiri di atas tanah Bumi Ki Ronggo sehingga dapat dengan mudah dalam hal penanganan sosial.
“Misalnya sampah, ya tolong bantu lah. Masak itu harus diurusi provinsi," tandas pria yang masih keturunan Raden Bagus Assra Ki Ronggo ini.
Menanggapi hal itu, Anisatul Hamidah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB), menerangkan, jika semua pembangunan di UPT PSTW menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kami tidak bisa membantu pembangunan di sana, karena UPT PSTW milik Provinsi Jawa Timur,” tandasnya.
Sementara itu, Plt Kepala UPT PSTW Bondowoso, Drs Agung Prambudi, membenarkan bantuan yang diberikan oleh Imam Basyari Sidik.
"Mulai dari penunjukan pekerja hingga kegiatan pengerjaan dilakukan sendiri oleh Bapak Imam Basyari sekeluarga, dengan pengawasan langsung oleh Bapak Imam dan keluarga," pungkanya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

