Sampah Menumpuk di Sungai B12, Pemdes Kalianyar Ngronggot Nganjuk Bergerak Cepat Demi Sawah Petani

Sampah yang didominasi oleh ranting pohon, plastik, dan limbah rumah tangga berhasil diangkut agar aliran air kembali lancar.

13 Jul 2025 - 10:35
Sampah Menumpuk di Sungai B12, Pemdes Kalianyar Ngronggot Nganjuk Bergerak Cepat Demi Sawah Petani
Sekdes Bima Sakti saat menunjukan sampah di sungai (kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai B12 di wilayah Desa Kalianyar, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, menjadi sorotan warga.

Kondisi ini sempat menghambat aliran air ke areal persawahan petani setempat. Menghadapi situasi ini, Pemerintah Desa Kalianyar langsung turun tangan untuk mengatasinya.

Kepala Desa Kalianyar Joko Murtejo melalui Sekdes Bima Sakti saat ditemui di lokasi mengatakan, kelompok tani bergotong royong membersihkan sampah dari sungai tersebut.

Sampah yang didominasi oleh ranting pohon, plastik, dan limbah rumah tangga berhasil diangkut agar aliran air kembali lancar.

"Kami tidak tinggal diam. Aliran air ini sangat penting bagi petani, apalagi di musim tanam seperti sekarang. Kami prioritaskan pembersihan sungai agar irigasi ke sawah tidak terganggu," ujar Kepala Desa Kalianyar, Ahad (13/7/2025).

Bima juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Selain merusak lingkungan, hal itu juga mengancam kebutuhan air bagi pertanian.

"Pemdes Kalianyar berencana membuat papan peringatan dan menjadwalkan kerja bakti rutin di sepanjang aliran sungai untuk mencegah penumpukan sampah kembali terjadi," kata Bima

Warga petani Desa Kalianyar menyambut baik langkah cepat tersebut. Mereka berharap aliran Sungai B12 dapat terus terjaga agar kebutuhan air irigasi mencukupi hingga masa panen.

"Kami sangat terbantu, karena kalau air tersumbat, tanaman bisa gagal panen," ungkap Sukarno, salah satu petani setempat.

Masalah sampah di sungai memang menjadi tantangan klasik di banyak daerah. Namun dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan warga, persoalan ini masih bisa diatasi demi keberlanjutan pertanian dan kebersihan lingkungan. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow