Festival Muharram Usai, Perputaran Uang di Bondowoso Tembus Rp3 Miliar dalam Sepekan
Ramainya para pembeli dan pedagang yang bertransaksi dalam bazar UMKM di Alun-alun RBA Ki Ronggo ini, ternyata mampu mendongkrak perekonomian masyarakat, utamanya para pelaku UMKM dan kuliner.
BONDOWOSO, SJP – Festival Muharram yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso salam sepekan, akhirnya resmi ditutup oleh Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, Sabtu (12/7/2025) malam.
Kegaitan yang diawali dengan ziarah makam Ki Ronggo, pawai obor dan bazar UMKM di seluruh kecamatan ini, diklaim telah menjadi ruang ekspresi spiritual sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Festival Muharram ini telah mencerminkan semangat kolaboratif dan kebangkitan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat," kata As'ad Yahya Syafi'i.
Puncak kegiatan festival tahunan ini bertemakan Bondowoso Berselawat, sebuah mujahadah cinta sebagai ungkapan doa, rasa syukur, dan harapan bersama untuk keberkahan bagi warga Bumi Ki Ronggo.
Di sektor ekonomi, ramainya para pembeli dan pedagang yang bertransaksi dalam bazar UMKM di Alun-alun RBA Ki Ronggo ini, ternyata mampu mendongkrak perekonomian masyarakat, utamanya para pelaku UMKM dan kuliner.
Bahkan, Wabup Bondowoso mengklaim jumlah perputaran uang selama festival ini digelar, mencapai Rp3 miliar. Sehingga, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tahunan untuk memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah ini.
“Hal ini bukan sekadar angka, akan tetapi menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara nilai-nilai keislaman dan potensi ekonomi lokal dapat tumbuh harmonis dan saling menguatkan,” kata As'ad Yahya Syafi'i.
Kegiatan tahunan semacam ini, kata Wabup, perlu ditingkatkan. Oleh sebab itu, Pemkab Bondowoso berkomitmen dalam menghadirkan program pembangunan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga spiritual dan kebudayaan.
"Kami meyakini bahwa kemajuan yang tidak disertai keberkahan hanyalah pencapaian semu. Visi kami adalah mewujudkan Bondowoso Berkah yakni Berkualitas, Akseleratif dan Holistik," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

