Ribuan Warga Padati GOR Lembu Peteng, Savana Takjil 2026 Jadi Magnet Baru Ramadan di Tulungagung

Pada hari pertama pembukaan, sekitar 120 pedagang mencatat total omzet mencapai kisaran Rp30 juta. Kini, perputaran uang disebut telah menyentuh angka kurang lebih Rp50 juta per hari.

26 Feb 2026 - 21:21
Ribuan Warga Padati GOR Lembu Peteng, Savana Takjil 2026 Jadi Magnet Baru Ramadan di Tulungagung
Suasana pasar takjil Savana di halaman GOR Lembupeteng Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Kamis (26/2/2026) sore, langit Tulungagung sedikit mendung. Awan kelabu menggantung tipis, namun tak setetes pun hujan turun. Cuaca yang teduh justru menjadi berkah tersendiri. Sejak pukul 15.30 WIB, ribuan orang silih berganti memadati halaman GOR Lembu Peteng. Mereka datang dengan satu tujuan yakni berburu takjil.

Memasuki halaman GOR sebelah barat, aroma makanan tradisional bercampur dengan wangi jajanan modern menyeruak di udara. Dari kerak telor yang dimasak di atas tungku kecil, aneka jajanan pasar berwarna-warni, hingga dimsum hangat yang mengepul, serta berbagai minuman segar, semuanya tersaji dalam satu kawasan. Ramadan 2026 benar-benar terasa lengkap di sini. 

Tahun ini, Sentra Aneka Variasi Takjil Nusantara (Savana) hadir dengan wajah baru. Jika pada tahun sebelumnya digelar di Jalan WR Supratman, Pasar Wage, kini pusat kuliner Ramadan tersebut dipindahkan ke kawasan GOR Lembu Peteng. Perpindahan lokasi ini rupanya membawa perubahan besar, baik bagi pedagang maupun pengunjung.

Koordinator pedagang Savana, Haris Mukti, menyebut hingga saat ini ada sekitar 350 pedagang yang bergabung. Jumlah tersebut meningkat 2 kali lipat lebih jika dibanding awal digelar awal Ramadan lalu.

“Sebagian besar pedagang dari car free day, sebagian lagi pedagang umum,” ujarnya.

Jumlah tersebut menjadikan Savana Takjil sebagai salah satu sentra kuliner Ramadan terbesar di Tulungagung tahun ini. Deretan tenda tertata rapi, memberi ruang yang cukup luas bagi pengunjung untuk berjalan tanpa berdesakan.

Menurut Haris, dibandingkan lokasi lama, kawasan GOR Lembu Peteng terasa lebih nyaman.

“Kalau di tempat sebelumnya itu waktunya terbatas, jadi pedagang dan pembeli seperti tergesa-gesa. Di sini waktunya lebih panjang, mereka bisa lebih santai,” jelasnya.

Dari sisi pengunjung, ia menilai antusiasme justru meningkat. Hal tersebut menepis kekhawatiran sejumlah pedagang yang awalnya pesimis dengan tingkat kunjungan pembeli.

“Kalau ramai, lebih ramai di sini. Pengunjung tiap hari malah meningkat. Kemarin ada yang datang, kami tanya, ternyata dari Ponggok, Blitar,” tambahnya.

Lonjakan pengunjung itu berbanding lurus dengan perputaran uang. Pada hari pertama pembukaan, sekitar 120 pedagang mencatat total omzet mencapai kisaran Rp30 juta. Kini, perputaran uang disebut telah menyentuh angka kurang lebih Rp50 juta per hari.

Meski begitu, Haris mengakui data detail masih terus direkap. Setiap pedagang diminta mengisi laporan omzet harian melalui tautan khusus.

“Nanti kita kumpulkan. Satu bulan dapat berapa, baru kita laporkan secara keseluruhan,” katanya.

Ia menegaskan, peningkatan pendapatan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pedagang. Faktor kenyamanan menjadi kunci utama.

“Pedagang itu kuncinya merasa nyaman. Kalau tidak nyaman dan waktunya terbatas, sulit berkembang,” ujarnya.

Tak hanya kuliner, Savana Takjil jilid dua ini juga menghadirkan wahana permainan serta lapak UMKM non-kuliner. Anak-anak tampak antusias mencoba permainan, sementara orang tua berburu makanan untuk berbuka. Suasana ini menciptakan pengalaman Ramadan yang lebih dari sekadar membeli takjil, tetapi juga ruang berkumpul dan bersilaturahmi.

Menjelang azan magrib, pengunjung mulai menenteng kantong-kantong plastik berisi aneka hidangan. Senyum terlihat di wajah para pedagang yang sibuk melayani pembeli terakhir sebelum waktu berbuka tiba.

Di bawah langit mendung yang bersahabat, Savana Takjil 2026 di GOR Lembu Peteng tak sekadar menjadi pasar musiman. Ia menjelma menjadi denyut ekonomi rakyat sekaligus ruang temu hangat masyarakat Tulungagung selama Ramadan. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow