Retribusi Pasar Nganjuk Tembus Rp9 Miliar, Disperindag Optimistis PAD Bisa Naik Lagi
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Nganjuk mencatat capaian retribusi pasar tahun 2025 jauh melampaui target.
NGANJUK, SJP - Sektor pasar di Nganjuk mulai menunjukkan taringnya sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Nganjuk mencatat capaian retribusi pasar tahun 2025 jauh melampaui target.
Kabid Pasar Yudhi Suryanto mengungkapkan, untuk parkir dari beberapa pasar yang ada di Nganjuk semuanya dikelola oleh DisperIndag, artinya belum ada yang di pihak ketigakan.
Namun, ada juga yang pengelolanya oleh lingkungan. Tapi untuk pemasukanya tetap masuk di PAD. Namun hingga akhir Desember 2025, realisasi justru melonjak.
“Pasar ini bisa menyumbang PAD yang signifikan. Tahun 2025 kita ditarget Rp9 miliar pe rtahun,” ujar Yudhi, Rabu (14/1/2026).
Terlebih, kata Yudhi, ada beberapa kriteria, yakni Bidak Tepi, Bidak Dana, seperti beberapa bidak ada permeter Rp400 rupiah, seperti itu perhitungannya, Menurut Yudhi semuanya masuk ke Khas Daerah (PAD). Sehingga bisa ikut berkontribusi
“Artinya ke depan kita bisa tingkatkan lagi. Dengan tambahan pemasukan retribusi, kami optimis retribusi bisa tembus diatas Rp9 miliar bahkan lebih dikit,” tuturnya dengan optimistis.
Yudhi berharap sektor pasar bisa menjadi salah satu penopang utama PAD ke depan, sekaligus mendorong pengelolaan pasar yang lebih tertib dan profesional. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

