Realisasi Puncak Arus Balik Lampaui Prediksi, 54 Ribu Penumpang Padati Daop 8 Surabaya
Jika dibandingkan dengan prediksi sebelumnya, realisasi ini melampaui ekspektasi. KAI Daop 8 sempat memproyeksikan puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan jumlah sekitar 49.783 penumpang, terdiri dari 28.511 penumpang datang dan 21.272 penumpang berangkat.
SURABAYA, SJP - Memasuki fase kepulangan usai Lebaran, Selasa (24/3/2026) menjadi puncak arus balik penumpang kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Lonjakan mobilitas tak hanya tinggi, tetapi juga melampaui proyeksi awal yang telah disiapkan sebelumnya.
PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat total 54.114 penumpang pada hari puncak tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 30.853 penumpang datang dan 23.261 penumpang berangkat, menandakan arus balik telah berlangsung dominan dengan pergerakan masuk ke wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Manager Humas Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring jadwal perjalanan kereta yang berlangsung hingga malam hari.
“Jumlah tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan prediksi sebelumnya, realisasi ini melampaui ekspektasi. KAI Daop 8 sempat memproyeksikan puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan jumlah sekitar 49.783 penumpang, terdiri dari 28.511 penumpang datang dan 21.272 penumpang berangkat.
Namun, realisasi di lapangan menunjukkan angka yang lebih tinggi, mengindikasikan kuatnya gelombang kepulangan masyarakat tahun ini.
Sehari sebelumnya, Senin (23/3), volume penumpang juga telah menunjukkan tren peningkatan signifikan dengan total 50.027 penumpang, yang menjadi indikator awal terjadinya puncak arus balik.
Kepadatan penumpang pada 24 Maret terpusat di sejumlah stasiun utama. Stasiun Surabaya Gubeng tercatat sebagai yang terpadat dengan 16.656 penumpang, disusul Surabaya Pasarturi sebanyak 15.934 penumpang, serta Stasiun Malang dengan 7.788 penumpang. Pola ini konsisten dengan hari sebelumnya, di mana ketiga stasiun tersebut menjadi simpul utama pergerakan penumpang.
Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran 11–24 Maret 2026, Daop 8 Surabaya telah melayani 633.977 penumpang, terdiri dari 339.941 penumpang berangkat dan 294.036 penumpang datang. Tingginya angka ini menunjukkan intensitas mobilitas masyarakat yang tetap tinggi sepanjang musim mudik dan balik.
Dari sisi kapasitas, KAI menyediakan total 561.528 kursi, dengan tingkat keterisian mencapai sekitar 80 persen atau sebanyak 452.173 tiket telah terjual. Sementara itu, program diskon 30 persen untuk tiket KA ekonomi komersial juga mencatat serapan signifikan, yakni 143.065 tiket atau 76 persen dari total kuota.
Meski puncak arus balik telah terlewati, KAI memastikan ketersediaan tiket pada sejumlah relasi dan tanggal masih cukup memadai. Masyarakat juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk datang lebih awal ke stasiun serta mempertimbangkan alternatif jadwal atau skema perjalanan lanjutan.
“Kami mengimbau pelanggan agar tidak datang terlalu mendekati waktu keberangkatan dan tetap mengikuti relasi yang tertera pada tiket demi kenyamanan bersama,” pungkas Mahendro.(*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

