Mendag Resmikan Pasar Tematik Sidayu: Infrastruktur Modern, Pastikan Harga Terkendali
Selain meresmikan wajah baru pasar tersebut, Mendag juga meninjau stabilitas harga dan memastikan komoditas bahan pokok tetap berada di bawah harga acuan.
GRESIK, SJP — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meresmikan revitalisasi Pasar Tradisional Sidayu di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026).
Selain meresmikan wajah baru pasar tersebut, Mendag juga meninjau stabilitas harga dan memastikan komoditas bahan pokok tetap berada di harga normal.
Pantauan suarajatimpost.com, Mendag melakukan survei berkeliling didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Ashluchul Alif serta rombongan meninjau wajah baru Pasar Tradisional Sidayu.
Ia juga turut memborong sejumlah barang dagangan pedagang seperti telur, cabai, sayur, hingga minyak sesaat sebelum prosesi peresmian pasar.
"Pasarnya bagus sekali dengan berbagai fasilitas yang ada. Selain menjadi tempat aktivitas ekonomi masyarakat, Pasar Sidayu ini juga bisa menjadi wisata kuliner dan wisata heritage," kata Budi.
"Kalau kita lihat tadi harga-harga kebutuhan pokok relatif bagus ya. Bisa dilihat sendiri harga cabe, harga bawang putih, harga telur yang tadi semua sesuai HET bahkan ada yang di bawah HET," tambah dia, seusai peresmian revitalisasi Pasar Sidayu.
Budi menyebut, proyek revitalisasi Pasar Tradisional Sidayu ini bertujuan untuk membangun kembali bangunan yang sempat terbakar pada tahun 2022.
Program revitalisasi Pasar Sidayu itu didanai oleh anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp22,7 miliar.
Ia mengungkap, turut berkesan dengan bangunan tua cagar budaya yang sudah berdiri ratusan tahun di Pasar Sidayu. Bangunan heritage yang konon sudah dibangun sejak era belanda, ia berharap bisa menjadi tujuan wisata tempo dulu.
Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi adanya pengelolaan sampah TPS3 R di lingkungan Pasar.
"Kondisi Pasar bersih. Ada pengelolaan sampah TPS3 R yang dikelola sehingga memiliki perencanaan yang matang terkait kebersihannya," jelasnya.
Menurut dia, pengelolaan sampah di Pasar Sidayu ini sesuai dengan program pemerintah Gerakan Indonesia Asri. Di mana, pasar modern kini harus bersih, tidak berbau, dan dikelola dengan baik. Ia berpesan, bahwa pengelola harus selalu memperhatikan perawatan bangunan pasar sehingga daya tarik masyarakat tidak berkurang.
"Jadi kebersihan harus dijaga mulai pembeli hingga konsumen," paparnya.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan pengelolaan Pasar Sidayu menekankan kebersihan, keamanan, dan pengelolaan yang tertata agar masyarakat merasa nyaman. Kondisi tersebut dibuktikan dengan pengelolaan sampah TPS3 R yang berada didalam bangunan pasar.
"TPS3 R ini bekerjasama dengan Pemerintah Desa Randuboto, sehingga kebersihan di lingkungan pasar selalu terjaga," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

