Ratusan Warga Binaan di Mojokerto Megengan di Dalam Penjara

Ada yang unik di Mojokerto. Megengan bukan hanya digelar oleh masyarakat muslim di kampung-kampung. Sebanyak 963 warga binaan juga melakukan megengan di dalam penjara

27 Feb 2025 - 16:15
Ratusan Warga Binaan di Mojokerto Megengan di Dalam Penjara
Ratusan warga binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto menggelar tasyakuran megengan. (Ist/SJP)

MOJOKERTO, SJP - Tradisi megengan yang digelar masyarakat menandakan Ramadan segera tiba. Masyarakat muslim Jawa dalam acara megengan biasanya melakukan doa bersama, berziarah kubur dan tasyakuran.

Ada yang unik di Mojokerto, megengan bukan hanya digelar oleh masyarakat muslim di kampung-kampung. Sebanyak 963 warga binaan juga melakukan megengan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Para warga binaan bersama petugas Lapas menggelar doa bersama. Setelahnya mereka makan bersama setelah doa usai dipanjatkan.

“Ini merupakan momen menyongsong bulan suci Ramadan, doa bersama makan bersama atau istilahnya megengan,” kata Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto Rudi Kristiawan, Kamis (27/2/2025).

Menurutnya, adanya tradisi megengan merupakan aktualisasi kepedulian sesama. Selain kebersamaan kental didalamnya, pluralistas agama juga terjalin harmonis.

Setelah kegiatan megengan berlangsung, dalam menyongsong bulan suci Ramadan ini, juga diisi kegiatan penyampaian pesan moral kepada para warga binaan.

“Kita berharap para warga binaan dapat menjalani puasa Ramadan dan menyambut Ramadan dengan penuh keikhlasan dan introspeksi diri,” tandasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow