Ratusan Pedagang Serbu Jalan Kenanga, Bazar Takjil Ramadan Kota Blitar Disesaki Pemburu Hidangan Buka Puasa

Ratusan pedagang menyerbu kawasan Jalan Kenangan dan Alun-Alun Kota Blitar untuk meramaikan kegiatan Bazar Takjil Ramadan. Sejak pukul 15.00-18.00, kawasan tersebut disesaki masyarakat para pemburu takjil dan menu berbuka puasa.

20 Feb 2026 - 21:20
Ratusan Pedagang Serbu Jalan Kenanga, Bazar Takjil Ramadan Kota Blitar Disesaki Pemburu Hidangan Buka Puasa
Keramaian Bazar Takjil Ramadan, Kota Blitar di Jalan Kenanga. (Foto:Ninda Kinanti)

KOTA BLITAR, SJP - Suasana sore di sepanjang Jalan Kenanga, Kota Blitar berubah semarak. Ratusan lapak berjajar rapi, aroma gorengan dan minuman segar menguar di udara, sementara warga silih berganti datang untuk berburu aneka takjil untuk berbuka puasa.

Sebanyak 270 pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) ambil bagian dalam Bazar Takjil Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Blitar.

Sejak pukul 15.00 WIB, para pedagang sudah bersiap menyambut lonjakan pengunjung yang datang menjelang waktu Magrib.

Pantauan di lokasi, aneka menu khas Ramadan seperti es buah, kolak, gorengan hingga makanan berat tersaji lengkap.

Tak hanya warga sekitar, pembeli dari berbagai wilayah Kota/Kabupaten Blitar turut memadati kawasan tersebut, menciptakan suasana ramai yang khas setiap bulan puasa.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar Parminto menyebut seluruh pedagang yang terlibat merupakan warga asli Kota Blitar.

"Ada 270 pedagang, baik PKL, UMKM dan semua merupakan warga Kota Blitar dan tidak ada dari luar daerah," terangnya, Jumat (20/2/2026).

Tahun ini, Bazar Takjil Ramadan menghadirkan konsep yang lebih luas. Selain memanfaatkan sepanjang Jalan Kenanga, penyelenggara juga membuka ruas jalan sisi selatan didalam kawasan Alun-Alun Kota Blitar.

Penambahan lokasi ini memungkinkan lebih banyak pedagang mendapatkan tempat berjualan dibanding tahun sebelumnya.

"Selain di sepanjang Jalan Kenanga, pedagang juga ada di kawasan Alun-Alun Kota Blitar," ujar dia.

Tak hanya fokus pada keramaian, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar juga menekankan aspek keamanan pangan dan keterjangkauan harga produk makanan/minuman yang dijual di Bazar Takjil Ramadan.

Para pedagang diwajibkan menjual makanan serta minuman yang aman dikonsumsi dan bebas dari bahan berbahaya. Produk lokal pun menjadi prioritas agar perputaran ekonomi tetap berada di lingkup Kota Blitar.

"Kami juga mengimbau sekaligus meminta pedagang agar menjaga harga jual tetap wajar dan ramah di kantong masyarakat, mengingat tingginya kebutuhan selama Ramadan," kata dia.

Sementara itu, salah satu pengunjung Bazar Takjil Blitar bernama Irma mengaku kegiatan ini merupakan momen yang ditunggu sejak lama. Ia mengaku rela berdesak-desakan dengan pengunjung lain agar bisa mendapatkan produk makanan/minuman yang ia inginkan.

"Tiap tahun pasti kesini, pilihannya banyak sekali. Ada makanan ringan, berbagai macam jenis minuman, sampai makanan berat ada juga," imbuhnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow