Rakornas 2026 Jadi Acuan, Wali Kota Batu Tegaskan Kesiapan Daerah Eksekusi Program Nasional
Pasca menghadiri Rakornas, Pemkot Batu berkomitmen memperkuat sinkronisasi kebijakan dan memastikan setiap program prioritas nasional dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Batu
KOTA BATU, SJP – Wali Kota Batu, Nurochman, berkomitmen bahwa Pemerintah Kota Batu akan mengimplementasikan program prioritas nasional secara konkret dan terukur di daerah usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor pada Senin (2/2/2026).
Pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut pada Rabu (4/2/2026) memaparkan pada Rakornas yang dibuka langsung Presiden RI Prabowo Subianto tersebut menjadi rujukan strategis bagi pemerintah daerah dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan nasional dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing.
"Di sana menjadi ruang konsolidasi agar daerah tidak berjalan sendiri dalam mengeksekusi agenda nasional dan memberi kejelasan arah. Pemerintah daerah diminta tidak hanya patuh kebijakan, tapi juga cerdas menerjemahkan program nasional agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di daerah,” ujarnya.
Ia menyebut sejumlah program prioritas nasional yang menjadi perhatian Pemkot Batu, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, serta penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Program-program tersebut, kata dia, akan disesuaikan dengan kondisi sosial, ekonomi, dan potensi lokal Kota Batu agar implementasinya efektif dan berkelanjutan.
“Prinsipnya, Kota Batu siap menjadi bagian aktif dari percepatan program nasional. Forkopimda akan kami libatkan penuh untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan solid, mulai dari perencanaan hingga pengawasan di lapangan,” imbuhnya.
Cak Nur juga menekankan pentingnya kecepatan eksekusi dan keseragaman langkah antara pusat dan daerah, sebagaimana arahan Presiden.
Menurutnya, keberhasilan program nasional sangat ditentukan oleh ketepatan implementasi di tingkat daerah, karena di situlah dampak langsung dirasakan masyarakat. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

