Puluhan Warga Gresik Jadi Korban Penipuan Jual Beli Sembako Murah Modus Pre Order

Jual beli sembako murah dengan sistem pre order membuat sejumlah warga Kabupaten Gresik merugi puluhan juta rupiah. Ramai-ramai para korban merasa ditiru itu melapor ke Mapolres Gresik.

29 May 2025 - 16:59
Puluhan Warga Gresik Jadi Korban Penipuan Jual Beli Sembako Murah Modus Pre Order
Foto: Tersangka saat digelandang ke Mapolres Gresik. (Foto: Humas Polres Gresik)

GRESIK, SJP — Puluhan warga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi korban penipuan jual beli sembako murah pre order atau pesan dan bayar dahulu. Seorang perempuan berinisial CMP (29) asal Kabupaten Lamongan, yang diduga melakukan penipuan tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz melaui Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan mengatakan, penawaran sembako dengan harga murah itu mulai dilakukan tersangka pada awal Februari 2025, lalu. 

"Puluhan korban merasa tertipu hingga melapor ke Mapolres Gresik," kata Ipda Andi, Kamis (29/5/2025).

Ipda Andi menjelaskan, modus pelaku dalam jual beli sembako murah ini dilakukan dengan sistem pre order atau pesan barang diawal. Tersangka mensyaratkan agar korban membayar terlebih dahulu sesuai jumlah barang yang dipesan.

Tersangka menjual sembako yang ditawarkan kepada para korban terbilang sangat murah jauh di bawah harga pasar. Ia menyebut para korban tertarik dengan tawaran tersebut, hingga melakukan pemesanan dengan jumlah yang cukup banyak.

"Berbagai jenis sembako. Mulai dari beras, gula, maupun mie instan," jelasnya.

Lanjut Ipda Andi, pelaku saat mengirimkan barang yang dipesan oleh korban tidak pernah sesuai jumlah yang dibayar. Rupanya hal tersebut merupakan akal-akalan pelaku untuk mengikat korban dengan cara meminta korban melakukan pesanan tambahan dengan syarat kembali membayarkan sejumlah uang. 

"Setelah berjalan sekitar dua bulan, transaksi mulai macet. Korban sudah membayar, namun barang yang dipesan tidak kunjung datang," paparnya. 

Sejumlah korban yang melapor ke Mapolres Gresik atas kasus penipuan ini mengaku rugi hingga puluhan juta rupiah. Para korban berupaya meminta pertanggungjawaban terhadap tersangka, justru malah kabur melarikan diri. 

Tim penyidik berhasil mengamankan tersangka di Home Kost di Jepara Jawa Tengah. Saat ini, CMP sudah ditahan di Rutan Polres Gresik untuk proses penyidikan lebih lanjut.

"Menurut pengakuan tersangka baru melakukan aksi tersebut. Namun pihak kami tetap melakukan pemeriksaan tidak kemungkinan adanya korban lainya," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow