Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Rel Kereta Api Tulungagung

Dari ciri-ciri yang ditemukan, korban diperkirakan berusia antara 40 hingga 50 tahun. Saat kejadian, korban mengenakan celana olahraga panjang berwarna biru dan kaos bergaris hitam putih

16 Mar 2026 - 19:59
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Rel Kereta Api Tulungagung
Lokasi kejadian penemuan jasad pria yang diduga tewas tertabrak kereta api di Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

TULUNGAGUNG, SJP - Warga Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria tanpa identitas di jalur rel kereta api pada Senin (16/3/2026) sore. Korban diduga tertabrak kereta api yang melintas dari arah utara menuju selatan.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak utuh. Bagian tubuh korban ditemukan di sepanjang rel dengan jarak sekitar 100 meter dari titik awal kejadian.

Kapolsek Ngantru, AKP Edi Santoso, mengatakan peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar 16.15 WIB.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, ada seorang laki-laki tanpa identitas tertabrak kereta api di wilayah Desa Keborejo. Korban diduga terseret sekitar 100 meter ke arah selatan oleh kereta yang melaju dari arah utara menuju selatan,” ujar AKP Edi Santoso.

Hingga Senin malam, identitas korban masih belum diketahui. Dari ciri-ciri yang ditemukan, korban diperkirakan berusia antara 40 hingga 50 tahun. Saat kejadian, korban mengenakan celana olahraga panjang berwarna biru dan kaos bergaris hitam putih yang sudah dalam kondisi robek. Petugas juga tidak menemukan identitas maupun barang pribadi lain di sekitar lokasi kejadian.

“Di sekitar tempat kejadian tidak ditemukan barang-barang milik korban. Hanya pakaian yang dikenakan saat kejadian,” kata AKP Edi.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar bernama Didit mengatakan tidak ada warga yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Warga baru mengetahui adanya kejadian setelah kereta api melintas di jalur tersebut.

“Terakhir ada kereta dari arah utara ke selatan sekitar pukul 16.00. Setelah itu, sekitar pukul 16.15 warga menemukan korban di rel,” ujar Didit.

Ia menambahkan hingga saat ini belum ada warga sekitar yang mengenali korban. Diduga korban bukan merupakan warga setempat.

“Belum ada yang mengenali. Sepertinya bukan warga sini,” tambahnya.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh petugas kepolisian bersama tim Inafis dan tenaga medis, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum serta proses identifikasi lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian atau mendatangi RSUD dr. Iskak Tulungagung guna membantu proses identifikasi korban. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow