Polisi Selidiki Motif Pria Terkapar di Sampang
Sementara motif kejadian berdarah itu masih dalam penyelidikan Kasat Reskrim Polres Sampang
SAMPANG, SJP - Warga Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang digemparkan dengan sosok pria yang terkapar bersimbah darah di pinggir jalan. Senin (27/1/2025).
Dalam video yang beredar, tampak pria tersebut terlentang sudah tidak bernyawa. Dengan ciri-ciri memakai sarung warna merah dan berkaos warna biru, lengkap dengan sepeda motor dengan posisi roboh di samping jalan.
Warga yang mengetahui insiden tersebut langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi.
Adapun nampak petugas kepolisian sudah tiba dilokasi memasang garis polisi bersama petugas medis untuk melakukan evakuasi korban.
Warga setempat berinisial R membenarkan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 09.30 Wib. Saat ditemukan pertama kali, pria tersebut sudah posisi terkapar di pinggir jalan.
"Korban berinisial Y, saat ini dilokasi kejadian sudah dipasang garis polisi dan korban sudah di evakuasi ke rumah sakit," ucapnya, Senin (27/01/2025).
Sementara itu, Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik membenarkan bahwa pihaknya menerima korban sekitar pukul 11. 00 Wib dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan.
"Saat ini masih proses pemeriksaan visum dan proses jahit akibat sejumlah luka," terangnya.
Terpisah, Kapolres Sampang, AKBP Hartono melalui Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin menyampaikan, bahwa mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.
“Video yang viral tersebut benar terjadi di jalan kampung Melkok Timur, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal Sampang, sekira pukul 10.00 Wib,” terangnya.
Dan mengenai identitas mayat laki-laki tersebut, korban inisial Y (35) dari Dusun Melkok Timur, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal. Sementara motif kejadian berdarah itu masih dalam penyelidikan Kasat Reskrim Polres Sampang.
“Untuk penanganan perkara kejadian dugaan tindak pidana pembunuhan atau setidaknya penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, kini ditangani Satreskrim Polres Sampang,” pungkasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

