Polisi Selidiki Ledakan di Musala Dusun Tapan Blitar, Diduga Akibat Rakitan Petasan

Ledakan tersebut mengakibatkan dua remaja laki-laki, yakni MZ (16) dan MA (19), mengalami luka bakar serius. Hingga saat ini, keduanya masih menjalani perawatan intensif sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik.

18 Mar 2026 - 08:00
Polisi Selidiki Ledakan di Musala Dusun Tapan Blitar, Diduga Akibat Rakitan Petasan
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo. (Foto : Ninda Kinanti/SJP)

BLITAR, SJP–Peristiwa ledakan yang terjadi di Musala Arruba', Dusun Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Insiden yang terjadi pada Selasa (17/3/2026) dini hari tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas perakitan petasan.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menyampaikan bahwa hasil awal olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada temuan bahan petasan di lokasi. Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan pemicu pasti ledakan tersebut.

"Dari hasil awal, kami temukan indikasi bahan petasan. Namun bagaimana bisa meledak, itu yang masih kami dalami," terang Kapolresta Blitar, Rabu (18/3/2026).

Ledakan tersebut mengakibatkan dua remaja laki-laki, yakni MZ (16) dan MA (19), mengalami luka bakar serius. Hingga saat ini, keduanya masih menjalani perawatan intensif sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik.

Petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk meracik petasan, termasuk serpihan dan sisa-sisa ledakan. Untuk memastikan keamanan, tim Penjinak Bom (Jibom) turut diterjunkan guna melakukan sterilisasi di area musala.

"Kondisi TKP sudah netral, aman, tetapi masih dalam pengawasan dan dipasangi garis polisi. Ini untuk kebutuhan penyelidikan," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolsek Udanawu Polres Blitar Kota, AKP Achmat Rochan, mengatakan bahwa laporan ledakan diterima dari warga sekitar pukul 00.30 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, kondisi musala telah dibersihkan, namun masih ditemukan bekas ledakan di bagian belakang bangunan.

"Kami langsung lakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan," kata dia.

Akibat ledakan tersebut, bagian atap musala mengalami kerusakan. Hingga kini, lokasi masih dalam pengawasan aparat, sementara polisi terus mengumpulkan keterangan dari saksi dan menunggu kondisi korban membaik guna mengungkap kronologi pasti kejadian. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow