Polres Blitar Kota Sita 32 Kg Bubuk Petasan dan Ribuan Pil Koplo
Polisi menetapkan 39 orang sebagai tersangka, 19 orang di antaranya ditahan, sementara sisanya dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring).
BLITAR, SJP–Kepolisian Resor (Polres) Blitar Kota mengamankan sejumlah barang bukti signifikan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Selama 12 hari operasi berlangsung, aparat berhasil mengungkap puluhan kasus penyakit masyarakat (pekat), termasuk peredaran bahan peledak petasan dalam jumlah besar.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, mengungkapkan terdapat total 39 kasus yang berhasil ditindak. Dari jumlah tersebut, polisi menetapkan 39 orang sebagai tersangka, 19 orang di antaranya ditahan, sementara sisanya dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring).
"Seluruh kasus ini merupakan hasil kerja Satreskrim dan Satnarkoba selama operasi berlangsung," ungkapnya, Rabu (18/3/2026).
Rincian kasus yang diungkap meliputi 20 perkara peredaran minuman keras (miras) ilegal, 9 kasus kepemilikan bahan peledak, 7 kasus narkotika, serta 3 kasus perjudian.
Dari rentetan kasus tersebut, penyitaan bahan peledak menjadi temuan yang paling menonjol. Polisi menyita total 32,7 kilogram bubuk petasan siap pakai, puluhan kilogram bahan campuran seperti belerang dan arang, serta ratusan selongsong petasan.
Tak hanya itu, sejumlah peralatan perakitan seperti timbangan, alat pencampur, hingga sumbu petasan turut diamankan dari para tersangka.
Untuk kasus narkotika, polisi mengamankan berbagai barang bukti berupa 2.035 butir pil dobel L, 5,5 gram ganja, serta 17,85 gram sabu-sabu.
Sementara itu, dari kasus perjudian, barang bukti yang disita meliputi perangkat komunikasi, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sepeda motor, catatan angka togel, serta sejumlah uang tunai.
"Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi aman dan tertib selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri," tegas AKBP Kalfaris.
Kapolres mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat kepolisian.
"Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif. Kami juga akan terus meningkatkan patroli di wilayah hukum Polres Blitar Kota," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

