Polisi di Mojokerto Kini Jadi Pemandu Wisata hingga Mekanik Dadakan
Inovasi ini adalah menjamin keamanan, kenyamanan, serta transparansi layanan bagi para pelancong.
MOJOKERTO, SJP–Mengantisipasi lonjakan pengunjung ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Mojokerto selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Mojokerto meluncurkan rangkaian program inovatif dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.
Inovasi ini adalah menjamin keamanan, kenyamanan, serta transparansi layanan bagi para pelancong.
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, menyatakan bahwa wilayah Kabupaten Mojokerto yang kaya akan potensi wisata sejarah dan alam memerlukan pengamanan khusus agar arus kunjungan tetap tertib dan berkesan bagi masyarakat.
Dalam keterangannya pada Kamis (19/03/2026), AKBP Andi menjelaskan tiga pilar layanan yang disiapkan untuk mendukung sektor pariwisata.
Pertama adalah Polisi Pandawa (Pemandu Daerah Wisata), personel khusus ini bertugas sebagai pusat informasi berjalan di titik-titik keramaian. Tidak hanya memberikan edukasi mengenai rute dan objek wisata, Polisi Pandawa juga menyediakan layanan pengantaran gratis bagi wisatawan yang memerlukan bantuan mobilitas menuju lokasi tujuan.
Kedua adalah Program Sibeng (Polisi Bengkel), mengingat kontur wilayah wisata Mojokerto yang didominasi tanjakan dan turunan tajam (seperti jalur Pacet-Trawas), Sibeng disiagakan untuk memberikan pengecekan rem gratis dan fasilitas pendinginan rem bagi kendaraan wisatawan guna mencegah kecelakaan akibat rem blong.
Ketiga, Patroli Tapping Box, guna memastikan transparansi dan mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD), petugas melakukan patroli rutin ke hotel, restoran, dan wahana wisata. Tujuannya adalah memantau penggunaan tapping box atau alat pencatat transaksi pajak daerah agar pelayanan publik tetap akuntabel.
Polres Mojokerto juga menyiagakan pos pelayanan (posyan) di jalur-jalur menuju objek wisata utama. Selain menjadi tempat istirahat, pos-pos ini terintegrasi dengan layanan darurat Call Center 110 yang aktif 24 jam.
"Kami ingin memastikan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Mojokerto merasa aman dan dilayani dengan baik. Fokus kami bukan hanya kelancaran lalu lintas, tapi juga kepastian bahwa fasilitas wisata dapat dinikmati tanpa kendala teknis maupun gangguan keamanan," kata AKBP Andi.
Dengan pengawalan ketat dan berbagai fasilitas gratis ini, Kabupaten Mojokerto diharapkan menjadi destinasi pilihan yang aman bagi keluarga untuk merayakan momen Idul Fitri 2026. (**)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

