47 Rumah Warga di Pasuruan Retak akibat Fenomena Tanah Bergerak
Sebanyak 16 rumah mengalami rusak parah dan penghuninya terpaksa harus mengungsi ke tempat aman
PASURUAN, SJP — Fenomena tanah bergerak terjadi di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, 47 rumah warga mengalami kerusakan, dengan 16 di antaranya rusak parah. Sebagai langkah antisipasi, 47 keluarga dengan total 176 orang diungsikan ke SDN 2 Cowek untuk menghindari risiko lebih lanjut.
Salah seorang warga Desa Cowek, Hendro menuturkan, fenomena ini berlanjut hingga Kamis (30/1/2025) pagi dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.
"Guncangannya itu gak langsung. Jadi pelan-pelan. Bahkan tadi pagi beberapa rumah retak," tuturnya.
Karena insiden itu, sejumlah warga yang terdampak terpaksa harus mengungsi ke bangunan yang aman.
"Ada total 47 keluarga yang mengungsi. Totalnya ada 176 orang yang mengungsi di SDN 2 Cowek," ujar kepala dusun setempat, Ahmad Sumitro.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi memastikan ratusan warga yang terdampak sudah dievakuasi. Namun, terdapat beberapa warga yang memilih berada di rumahnya.
"Sebagian besar warga sudah mengungsi di SDN Cowek 2 sejak kemarin sore. Namun juga ada beberapa warga yang memilih mengungsi di rumah saudaranya," ungkap Sugeng.
Sugeng menjelaskan, dalam pengungsian, warga sudah mendapat bantuan logistik berupa makanan siap saji, selimut, matras, dan bantuan lainnya.
"Kami himbau agar warga tetap. Waspada dan tetap berada di pengungsian. Karena retakan masih terus berlangsung," tambahnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

