PMI Bondowoso Kini Punya Mobil Operasional dari Hasil Donasi Masyarakat
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyerahkan mobil operasional kepada PMI Bondowoso, hasil donasi sukarela ASN. Kendaraan ini memperkuat peran PMI dalam penanggulangan bencana bersama BPBD serta mendukung kegiatan donor darah dan layanan kemanusiaan di Bondowoso.
BONDOWOSO, SJP - Wujud kepedulian masyarakat terhadap kemanusiaan kembali terlihat di Kabupaten Bondowoso. Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara resmi menyerahkan satu unit mobil operasional kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Bondowoso.
Mobil pikap seharga Rp151 juta tersebut dibeli dari hasil donasi sukarela para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selama ini rutin menyumbangkan sebagian kecil penghasilannya setiap bulan, kepada PMI Bondowoso.
Ketua PMI Bondowoso, Juni Sukarno, mengungkapkan, pengadaan kendaraan operasional ini merupakan bentuk nyata gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Bondowoso, khususnya para ASN.
“Setiap bulan teman-teman ASN menyumbang seribu hingga dua ribu rupiah ke rekening PMI. Kami tidak tahu siapa saja yang menyumbang, tapi dana itu terkumpul hingga bisa kami gunakan untuk membeli mobil pikap ini,” jelasnya, Jumat (17/10/2025).
Ia menambahkan, selama ini PMI Bondowoso belum memiliki kendaraan operasional selain ambulans pinjaman dari provinsi Jawa Timur. Karena itu, keberadaan mobil baru ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas petugas PMI dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk penanganan bencana dan pelayanan sosial.
“Ambulans hanya digunakan untuk mengantar pasien atau orang sakit. Nah, mobil operasional ini akan membantu kegiatan lain PMI di lapangan,” imbuhnya, usai apel siaga bencana hidrometeorologi di Alun-alun Raden Bagus Assra.
Penyerahan mobil dilakukan langsung oleh Bupati Abdul Hamid Wahid sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap partisipasi ASN dan masyarakat dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.
Selain penguatan sarana operasional, PMI Bondowoso juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Bondowoso.
“Kami selalu bersinergi dengan BPBD. Setiap kali terjadi bencana alam, PMI selalu turun bersama untuk menanggulangi dampaknya,” tutur Juni.
Tak hanya bergerak di bidang kebencanaan, PMI Bondowoso juga aktif dalam kegiatan donor darah sukarela. Juni Sukarno menyampaikan apresiasi kepada para pendonor yang telah dengan ikhlas menyumbangkan darahnya untuk membantu sesama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendonor sukarela yang telah menyumbangkan darahnya bagi kemanusiaan. Darah mereka sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan sarana baru ini, PMI Bondowoso diharapkan semakin optimal dalam menjalankan peran kemanusiaan di berbagai bidang, mulai dari pelayanan donor darah, bantuan kesehatan, hingga tanggap darurat bencana. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

