Mobil Rusak Tertimpa Pohon, Pemilik Berencana Minta Ganti Rugi Ke DLH Tulungagung

Akibat tertimpa pohon tersebut mobil mereka mengalami penyok pada bagian atap. Diperkirakan biaya perbaikan kedua mobil membutuhkan dana sebesar Rp5 juta rupiah lebih.

17 Oct 2025 - 18:21
Mobil Rusak Tertimpa Pohon, Pemilik Berencana Minta Ganti Rugi Ke DLH Tulungagung
Pohon peneduh di Jalan Jaksa Agung Suprapto Tulungagung roboh timpa dua mobil. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Dua unit mobil yang sedang terparkir di tepi Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Kenayan, Kabupaten Tulungagung, rusak setelah tertimpa pohon peneduh jalan, jenis glodok yang tiba-tiba tumbang, Jumat (17/10/2025) sore sekira pukul 15.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai lebih dari Rp5 juta.

Peristiwa itu terjadi tanpa adanya hujan ataupun angin kencang. Pohon dengan diameter sekitar 40 sentimeter tersebut mendadak roboh dan menimpa dua mobil yang tengah parkir di pinggir jalan.

Kedua kendaraan, yakni mobil jenis Suzuki Ertiga dengan nomor polisi AG 1904 SO milik Bambang dan Toyota Avanza bernomor polisi AG 1486 YO, milik Sunari, warga Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Trenggalek, mengalami penyok pada bagian atap dan bodi belakang akibat tertimpa batang pohon.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tulungagung segera menuju lokasi setelah menerima laporan warga. Bersama tim dari BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mereka melakukan proses evakuasi pohon tumbang yang menutup sebagian badan jalan. 

Menurut Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono, penyebab tumbangnya pohon diduga karena batang yang sudah lapuk di bagian dalam.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, kondisi pohon terlihat masih hidup dan berdaun rimbun, namun bagian tengah batangnya sudah keropos sehingga mudah patah,” ujar Iwan. 

Ia menambahkan, proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit dan berjalan lancar. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Tapi, evakuasi sempat tertunda, karena pemilik mobil dua-duanya itu katanya mau diklaimkan ke asuransi atau apa. Terus saya suruh menghubungi pihak yang berwajib karena nanti seandainya terjadi apa-apa yang sifatnya bukti dukungnya tidak kuat, nanti kita menyalahi prosedur seperti itu," jelas Iwan.

Sementara itu salah seorang pemilik mobil, Sunari, warga Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Trenggalek, mengatakan peristiwa robohnya pohon terjadi begitu saja. Saat dia bersama rekannya sesama pengemudi ojek online sedang mangkal di warung kopi, tiba-tiba pohon ambruk dan menimpa mobil mereka.

“Mobil saya sedang parkir karena menunggu orderan grab, tiba-tiba ada suara ‘bruk’. Ternyata pohon roboh menimpa dua mobil,” tuturnya.

Akibat tertimpa pohon tersebut mobil mereka mengalami penyok pada bagian atap. Sunari memperkirakan biaya perbaikan kedua mobil membutuhkan dana sebesar Rp5 juta lebih. Ia berencana akan meminta ganti rugi kepada Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung.

"Ya rencananya mengadu ke Dinas Lingkungan Hidup untuk meminta kompensasi," ujar Sunari. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow