Pipa PDAM Bocor Lagi, Ribuan Warga Gresik Selatan Krisis Air Bersih

Ketiga wilayah yang terdampak paling parah meliputi Desa Larangan, Desa Wringinanom, dan Desa Legundi.

13 Jan 2026 - 15:30
Pipa PDAM Bocor Lagi, Ribuan Warga Gresik Selatan Krisis Air Bersih
Kantor Pusat Perumda Giri Tirta (PDAM Gresik). (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Krisis air bersih kembali menghantui warga Kabupaten Gresik akibat kebocoran pipa distribusi milik Perumda Giri Tirta. 

Insiden ini mengakibatkan ribuan rumah tangga di tiga desa yang berada di Kecamatan Wringinanom mengalami penghentian pasokan air total selama empat hari terakhir, terhitung hingga Selasa (13/1/2026).

Ketiga wilayah yang terdampak paling parah meliputi Desa Larangan, Desa Wringinanom, dan Desa Legundi. 

Tak hanya menyasar sektor domestik, krisis ini mulai berdampak signifikan pada sektor manufaktur di kawasan industri Gresik, di mana sejumlah perusahaan terpaksa memangkas jam kerja hingga meliburkan karyawan akibat terhentinya operasional yang bergantung penuh pada pasokan air.

Humas Kantor Pusat Perumda Giri Tirta, Ismail Jaya, mengonfirmasi bahwa proses perbaikan di lapangan mengalami keterlambatan dari target awal. 

Menurutnya, kerusakan yang ditemukan tim teknis jauh lebih masif dari prakiraan semula.

"Estimasi awal perbaikan hanya membutuhkan waktu satu hari dengan penggantian satu unit pipa. Namun, petugas menemukan titik kebocoran yang memanjang sehingga diperlukan enam unit pipa tambahan yang harus didatangkan langsung dari pabrik," ujar dia Selasa (13/1/2026).

Jaya menduga faktor alam menjadi penyebab utama kerusakan infrastruktur tersebut.

"Kami mengidentifikasi adanya tekanan tanah yang ekstrem di sekitar saluran pipa sehingga memicu keretakan. Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, kami mengganti pipa tersebut dengan spesifikasi material yang lebih tinggi dan berkualitas lebih baik," tambahnya.

Insiden ini menambah daftar panjang gangguan distribusi air di wilayah Gresik pada awal tahun 2026. 

Sebelumnya, kebocoran serupa terjadi di jalur nasional Jalan Raya Daendels, Kecamatan Manyar, pada Sabtu (3/1/2026).

Berulangnya masalah ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat ketergantungan sektor industri dan rumah tangga yang sangat tinggi terhadap layanan Perumda Giri Tirta. 

Pihak manajemen menargetkan proses penyambungan pipa rampung pada hari ini, sehingga distribusi air diharapkan dapat kembali normal secara bertahap mulai Rabu besok. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow