Pererat Hubungan Indonesia–Amerika, MyAmerica Surabaya Hadir dengan Konsep Baru yang Lebih Modern

MyAmerica Surabaya diluncurkan ulang dengan konsep modern untuk menggaet generasi muda, menjadi “titik nol” pertukaran budaya dan penguatan hubungan Indonesia–Amerika di level masyarakat.

12 Feb 2026 - 20:44
Pererat Hubungan Indonesia–Amerika, MyAmerica Surabaya Hadir dengan Konsep Baru yang Lebih Modern
Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Chris Green, memotong pita saat peluncuran ulang MyAmerica Surabaya, Kamis (12/2/2026) (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP – Pertukaran budaya kerap menjadi jembatan paling efektif dalam mempererat hubungan antarnegara. Lewat interaksi langsung, diskusi, hingga kolaborasi kreatif, hubungan Indonesia dan Amerika Serikat tak hanya terjalin di level diplomatik, tetapi juga menyentuh masyarakat, terutama generasi muda.

Semangat itulah yang melatarbelakangi peluncuran ulang MyAmerica Surabaya di Kantor U.S. Consulate General Surabaya, Kamis (12/2/2026). Ruang publik yang telah berdiri sejak 2012 itu kini hadir dengan wajah dan konsep baru yang lebih modern, adaptif, serta ramah anak muda.

Wajah Baru untuk Generasi Baru

MyAmerica Surabaya sendiri merupakan bagian dari American Corner (AmCor), pusat sumber daya informasi dan ruang publik yang didirikan Kedutaan Besar atau Konsulat Amerika Serikat di berbagai negara, bekerja sama dengan mitra lokal. 

Fasilitas tersebut menyediakan akses gratis terhadap informasi seputar budaya, kebijakan, sejarah, hingga masyarakat Amerika Serikat, sekaligus menjadi ruang diskusi dan pengembangan kapasitas.

Dengan kapasitas sekitar 35–45 orang, MyAmerica Surabaya selama ini menjadi tempat penyelenggaraan berbagai program bersama mitra di Jawa Timur, mulai dari universitas, media, hingga pemerintah. Programnya meliputi penguatan kepemimpinan, inovasi, pendidikan, dan kemampuan bahasa Inggris.

Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Chris Green atau akrab disapa Cak Chris, mengatakan peluncuran ulang itu menjadi momen penting setelah renovasi total dilakukan. 

"Kami bangga sekali bisa relaunch MyAmerica Surabaya setelah renovasi total," ujar Cak Chris, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, secara substansi program tidak berubah secara drastis. Modernisasi sudah dilakukan secara bertahap selama bertahun-tahun. Namun, ruang lama dinilai kurang lagi sesuai dengan kebutuhan program yang semakin berkembang dan berbasis digital.

"Ruang yang lama kurang cocok dengan kebutuhan untuk programming yang lebih maju," katanya.

Adaptif dengan Era Digital

Perubahan paling terasa ada pada desain dan infrastruktur ruangan. Jika sebelumnya lebih berorientasi pada fungsi perpustakaan dengan peminjaman buku fisik, kini MyAmerica Surabaya dirancang lebih fleksibel dan mendukung aktivitas digital, termasuk video conference dan program daring.

Tempat duduk bertingkat dengan konsep lebih santai dihadirkan untuk menciptakan suasana diskusi yang interaktif. Ruangan juga dirancang untuk mendukung panggung budaya skala kecil, termasuk konser intim yang memungkinkan interaksi langsung antara penampil dan audiens.

"Kami selalu memodernisasikan programming, tetapi sekarang infrastrukturnya juga mendukung itu," jelasnya.

Peluncuran ulang ini juga langsung diikuti dengan agenda perdana berupa konser skala kecil yang menjadi simbol dimulainya babak baru MyAmerica Surabaya sebagai ruang kolaboratif.

Titik Nol Pintu Pertukaran Budaya

Selama hampir 14 tahun, MyAmerica Surabaya konsisten mengusung tagline “Your American Experience Starts Here”. Tagline tersebut tetap dipertahankan, namun kini dibarengi dengan semangat dan gaya baru.

"Tempat ini adalah pintu awal terhadap Amerika," ujar Cak Chris.

Ia menambahkan, MyAmerica Surabaya diharapkan menjadi titik awal bagi masyarakat, khususnya pelajar SMP, SMA, hingga mahasiswa, untuk mengenal budaya Amerika secara langsung, bukan hanya melalui internet atau televisi.

"Mungkin ini percakapan pertama mereka dengan orang Amerika," katanya.

Lebih jauh, MyAmerica Surabaya tidak hanya menjadi pintu masuk budaya Amerika ke Indonesia, tetapi juga ruang pertukaran dua arah. Budaya Indonesia pun dapat diperkenalkan dan didialogkan dalam forum-forum kolaboratif.

Peluncuran ulang ini menegaskan komitmen Konsulat Amerika Serikat di Surabaya untuk terus mempererat, memperkuat, dan memperluas hubungan Indonesia-Amerika di tingkat masyarakat.

Bagi Cak Chris, setiap kunjungan ke MyAmerica Surabaya diharapkan menjadi titik awal perjalanan yang lebih luas, baik dalam bentuk ketertarikan terhadap pendidikan tinggi di Amerika, program pertukaran, kolaborasi budaya, maupun inovasi.

"Harapan saya, beragam kegiatan yang akan dijalankan di MyAmerica Surabaya menjadi titik nol untuk hubungan yang lebih luas dengan Amerika," tuturnya.

Dengan konsep modern dan pendekatan yang lebih relevan bagi generasi muda, MyAmerica Surabaya kini tak sekadar ruang informasi, melainkan ruang perjumpaan gagasan, budaya, dan masa depan hubungan Indonesia–Amerika yang lebih erat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow