Perempuan Disabilitas Ditemukan Tewas di Pakal Surabaya, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Penemuan jasad perempuan di semak Pakal Surabaya yang sempat membuat geger terungkap sebagai warga Gresik penyandang disabilitas, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak 18 Agustus 2025.

27 Aug 2025 - 18:59
Perempuan Disabilitas Ditemukan Tewas di Pakal Surabaya, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Petugas mengevakuasi jasad perempuan disabilitas yang ditemukan di semak-semak kawasan Pakal, Surabaya.

SURABAYA, SJP - Penemuan jasad seorang perempuan di lahan kosong kawasan Jalan Pakal Madya Barat, Surabaya, Selasa malam (26/8/2025), sempat menghebohkan warga sekitar. 

Belakangan terungkap identitas korban adalah Wiwik Ristiningsih (51), warga Jalan Laban, Menganti, Gresik, yang selama ini dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Korban ditemukan pertama kali oleh seorang pemancing sekira pukul 18.30 WIB. Saat itu, jasad dalam kondisi setengah telanjang tergeletak di semak-semak, hanya mengenakan rok pendek putih dan bra merah maron. 

Selain itu, di dekat lokasi petugas juga menemukan pakaian luar bermotif polkadot hitam serta sepasang sandal jepit oranye. Jasad kemudian dievakuasi tim gabungan pada sekira pukul 21.00 WIB, setelah laporan disampaikan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Pakal Kompol I Made Jatinegara menjelaskan bahwa identitas korban berhasil dipastikan setelah ada laporan kehilangan dari pihak keluarga sejak Senin, 18 Agustus 2025 malam.

Menurutnya, korban merupakan lansia disabilitas dengan kondisi tuna rungu, tuna wicara, serta gangguan mental.

"Korban memang menderita gangguan mental, tuna wicara lalu juga tuna rungu. Sudah keluar rumah sejak Senin (18/8/2025) kemarin," kata Made, Rabu (27/8/2025).

Ia menambahkan, kepergian korban bukanlah kejadian pertama. Selama ini, korban kerap meninggalkan rumah tanpa pamit dan kemudian dicari oleh keluarganya. Bahkan, laporan orang hilang telah lebih dulu dibuat ke Polsek Menganti, Gresik.

"Korban ini berkebutuhan khusus. Memang sering keluar dan dicari sama keluarganya. Sebelumnya, keluarganya sudah membuat laporan orang hilang ke Polsek Menganti," imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pakal Iptu Edy Kristanto juga mengungkapkan keterangan dari keluarga bahwa korban tinggal bersama saudara kandung setelah orang tuanya meninggal.

"Dari keterangan kakak kandung korban bahwa selama ini korban sering keluar rumah tanpa arah dan sering dicari keluarga untuk dibawa pulang kembali," jelas Edy.

Hasil pemeriksaan tim Inafis Polrestabes Surabaya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat sakit. Namun, penyebab pasti tidak dapat dipastikan karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

"Hasil pemeriksaan, Tim Inafis tidak menemukan ada luka tanda kekerasan di tubuhnya. Untuk otopsi, keluarganya tidak menghendaki. Langsung dibawa pulang oleh saudaranya," pungkas Made. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow