Pohon Tumbang di Kepanjen Malang, Arus Lalu Lintas Jalibar Terhambat
Pohon dengan tinggi sekitar 10 meter itu tumbang melintang di badan jalan dan menutup akses kendaraan dari dua arah di Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen, Kabupaten Malang.
MALANG, SJP – Arus lalu lintas di Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen, Kabupaten Malang, sempat terhambat akibat tumbangnya pohon trembesi berdiameter sekitar 80 sentimeter pada Minggu (2/11/2025) sore. Kejadian terjadi sekitar pukul 14.45 WIB saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
Pohon dengan tinggi sekitar 10 meter itu tumbang melintang di badan jalan dan menutup akses kendaraan dari dua arah. Sejumlah pengendara sempat berhenti dan memutar balik karena jalur tidak bisa dilalui.
Tak lama kemudian, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, Polres Malang, PMI Kabupaten Malang, SAR Awangga, serta relawan dan masyarakat sekitar langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi material pohon.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima dari warga sekitar pukul 15.50 WIB.
“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan menurunkan empat personel TRC PB untuk melakukan assessment serta pembersihan material pohon,” ujar Sadono, Minggu (2/11/2025).
Ia menegaskan, proses pemotongan dan pembersihan selesai dilakukan sore hari itu juga, dan arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 16.30 WIB. “Saat ini jalur Jalibar sudah bisa dilalui kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” imbuhnya.
Sadono juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan masih bisa terjadi di wilayah Kabupaten Malang.
“Kami mengingatkan warga, khususnya pengendara dan mereka yang tinggal di sekitar pepohonan besar, agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan disertai angin kencang,” katanya. (*)
Editor: Danu S
What's Your Reaction?

