Perahu Nelayan Berisi 6 ABK Dilaporkan Hilang di Perairan Puger Jember

Mereka berlayar sejak Ahad, 29 Juni 2025 dan belum kembali hingga saat ini. Pencarian selama dua hari terakhir belum membuahkan hasil.

01 Jul 2025 - 13:32
Perahu Nelayan Berisi 6 ABK Dilaporkan Hilang di Perairan Puger Jember
Perahu pencari ikan hilang saat melaut di perairan Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. (Foto: Ulum/SJP)

JEMBER, SJP—Kapal nelayan yang berisikan enam orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang di perairan selatan Jawa, tepatnya di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, sejak Ahad (29/6/2025).

Perahu jenis payang itu berlayar sejak Jumat (27/6/2025) siang. Hal itu dikuatkan oleh kesaksian salah satu keluarga korban, Kusuma (35), yang membenarkan bahwa ayahnya yang bernama Warsito berangkat melaut bersama rekan-rekannya.

“Bapak berangkat ke laut sama teman-temannya. Kalau dari sini tiga orang sama Bapak. Yang satu namanya Pak Daim. Yang satunya nama panggilannya Pak Arif,” ungkapnya, Selasa (01/7/2025).

Dia dan keluarga mulai cemas ketika Warsito tidak kunjung pulang hingga Sabtu sore. Mereka pun menghubungi kerabat juragan kapal. Pihak juragan kapal menduga kapal tertahan di laut akibat cuaca buruk dan angin kencang.

Pihak keluarga juragan, kata Kusuma, akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Kepolisian Resor (Polres) Jember.

Kasatpolair Polres Jember, AKP Hari Pamudji mengatakan, proses pencarian langsung dilakukan. Namun, pencarian awal terkendala oleh kondisi cuaca dan keterbatasan armada yang tersedia.

“Minggu pagi, dua sampan dikerahkan untuk mencari keberadaan mereka. Tapi sampai sore hasilnya nihil. Tidak ada jejak maupun tanda-tanda keberadaan kapal mereka,” terangnya.

Hingga Selasa pagi, pihaknya terus melakukan pencarian, dibantu dari pihak juragan kapal yang mengerahkan dua kapal lainnya untuk mencari para nelayan hilang.

“Kami mohon doa dari semuanya agar para nelayan segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup AKP Hari.

Berdasar informasi, enam nelayan yang dilaporkan hilang berasal dari Kecamatan Puger dan Balung. Dari Kecamatan Puger yakni Wasito asal Desa Bagon, H. Tawi asal Desa Puger Wetan, Baroji asal Desa Puger Kulon.

Kemudian nelayan yang dari Kecamatan Balung yaitu Arif asal Desa Karang Semanding, Daim asal Desa Karangduren, dan Ahmad Basori asal Desa Karang Semanding. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow