Transformasi PWI Bojonegoro, Bidik Penguatan Jurnalisme dan Literasi Publik

Organisasi profesi ini berkomitmen meninggalkan pola kerja lama dan berambisi menjadi penggerak utama perkembangan daerah sekaligus benteng pertahanan di tengah gempuran tantangan jurnalistik digital.

04 Dec 2025 - 14:30
Transformasi PWI Bojonegoro, Bidik Penguatan Jurnalisme dan Literasi Publik
Sasmito Anggoro saat menegaskan komitmen transformasi PWI Bojonegoro. (Foto: Abror/SJP)

BOJONEGORO, SJP — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro menggebrak dengan janji transformasi besar. 

Organisasi profesi ini berkomitmen meninggalkan pola kerja lama dan berambisi menjadi penggerak utama perkembangan daerah sekaligus benteng pertahanan di tengah gempuran tantangan jurnalistik digital. 

Ketua PWI Bojonegoro periode 2025–2028, Sasmito Anggoro, secara tegas menyatakan bahwa PWI harus berani keluar dari zona nyaman yang hanya mengurusi internal keanggotaan.

"Kami ingin membangun PWI Bojonegoro yang benar-benar profesional, independen, dan solid. Tidak hanya untuk kepentingan organisasi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas jurnalisme, literasi publik, dan mendorong pembangunan daerah," ungkap Sasmito, Kamis (4/12/2025).

Untuk merealisasikan ambisinya, PWI Bojonegoro menyusun lima misi prioritas. Misi-misi ini tampak ideal, namun implementasinya membutuhkan satu cara pandang yang sama, mulai dari pengurus maupun anggota. 

Lima Misi Transformasi PWI Bojonegoro:

1. Meningkatkan Profesionalisme Wartawan.

PWI akan memperbanyak penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta pelatihan rutin. Sasmito menilai wartawan masa kini harus mampu menganalisis informasi, bukan hanya menyampaikan kabar.

2. Memperkuat Solidaritas dan Kelembagaan.

PWI ingin menjadi rumah yang kokoh bagi seluruh anggotanya. Penguatan internal menjadi pondasi agar organisasi lebih solid dalam menghadapi dinamika profesi.

3. Membangun Kemitraan Strategis.

PWI akan menjalin hubungan kerja yang kritis namun konstruktif dengan Pemerintah Daerah, TNI/Polri, dan sektor swasta. Kemitraan ini diharapkan membantu menciptakan arus informasi yang valid dan mendorong percepatan pembangunan.

4. Melindungi Hak dan Kesejahteraan Wartawan.

Organisasi berkomitmen mengawal keamanan para jurnalis dalam bekerja, termasuk dari segala bentuk intimidasi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan melalui program-program terstruktur.

5. Menjadi Pelopor Literasi Media.

Di tengah maraknya hoaks, PWI mengambil peran aktif mencerdaskan publik agar lebih cakap memilah informasi dan memahami etika bermedia.

Sasmito berharap ekosistem pers di Bojonegoro menjadi sehat dan memberi dampak positif. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow