Penjualan Seragam Sekolah di Surabaya Melejit Jelang Tahun Ajaran Baru

Jelang tahun ajaran baru, penjualan seragam di Pasar Kapasan Surabaya naik hingga 80 persen, dengan omzet tembus Rp 100 juta. Pesanan datang dari dalam dan luar negeri.

01 Jul 2025 - 11:48
Penjualan Seragam Sekolah di Surabaya Melejit Jelang Tahun Ajaran Baru
Penjual seragam sekolah di Surabaya, Jawa Timur, kebanjiran rezeki menjelang tahun ajaran baru. (Beritasatu.com)

SURABAYA, SJP—Momen menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar menjadi kesempatan emas bagi pedagang seragam sekolah di Surabaya. Pendapatan mereka meningkat tajam, bahkan disebut-sebut melonjak hingga 80 persen dibandingkan hari-hari biasa, dengan potensi omzet mencapai Rp100 juta.

Pasar Kapasan Surabaya menjadi salah satu pusat penjualan seragam yang selalu ramai dicari masyarakat. Para penjual di kawasan ini tak hanya melayani pembelian dalam jumlah kecil, tapi juga melayani pesanan partai besar. Bahkan ada yang sampai dikirim ke luar negeri.

Berdasarkan pengamatan tim Beritasatu.com di lokasi, lalu lintas pengunjung memang tidak terlihat terlalu padat. Namun nilai transaksi menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan sebelum musim persiapan sekolah dimulai.

Tak sedikit pembeli dari daerah lain yang sengaja datang untuk membeli seragam dalam jumlah besar. Frida, seorang pembeli asal Pasuruan, rutin datang setiap minggu untuk memenuhi kebutuhan seragam yang dia jual kembali.

“Ini beli seragam pramuka, putih merah, putih putih, buat dijual lagi. Biasanya saya ambil kalau ada pesanan, dijual lagi di Bangil, Pasuruan,” ungkap Frida, Selasa (1/7/2025).

Sementara itu, Sultan Al Hadi Susilo, pemilik toko seragam di kawasan tersebut, mengakui adanya lonjakan signifikan dalam jumlah penjualan saat masa persiapan sekolah berlangsung.

“Penjualan meningkat hingga 80 persen. Omzet bisa mencapai lebih dari Rp100 juta. Yang paling banyak dicari itu seragam pramuka dan seragam putih-putih,” jelas Sultan.

Menurut Sultan, meskipun aktivitas pasar belum sepenuhnya kembali normal seperti sebelum pandemi, pesanan melalui platform digital seperti WhatsApp justru mengalami pertumbuhan yang cukup baik.

Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, Sultan juga mengungkapkan bahwa produknya telah dikirim ke berbagai wilayah Indonesia Timur serta diekspor ke beberapa negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, termasuk Brunei, Singapura, dan Timor Leste.

Harga jual seragam bervariasi tergantung tingkat pendidikan. Untuk jenjang SD, harga berkisar antara Rp70.000 hingga Rp90.000. Seragam SMP mulai dari Rp80.000 sampai Rp120.000. Sedangkan seragam SMA dijual dengan harga antara Rp80.000 hingga Rp150.000.

Namun demikian, Sultan menyoroti adanya perbedaan desain seragam antarsekolah akibat kebijakan otonomi masing-masing lembaga pendidikan. Situasi ini kerap membuat stok seragam model umum tidak terjual karena desain yang berbeda antara sekolah negeri dan swasta.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, masa menjelang tahun ajaran baru tetap menjadi momen yang dinanti para pedagang seragam sekolah untuk meningkatkan pendapatan mereka, terutama di tengah perubahan kebiasaan belanja masyarakat pascapandemi. (**)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow