Penumpang Stasiun Pasar Turi 14.316 Orang Sehari, Puncak Arus Balik Liburan Diperkirakan 10-12 Juli
Libur sekolah memicu lonjakan penumpang di Stasiun Pasar Turi Surabaya hingga mencapai 14.316 orang dalam sehari. KAI Daop 8 memperkirakan puncak arus balik terjadi pada 10-12 Juli 2026.
SURABAYA, SJP – Momentum libur sekolah membawa dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Pasar Turi, Surabaya. Pada Sabtu (4/7/2026), stasiun tersebut diproyeksikan melayani sebanyak 14.316 penumpang, meningkat sekitar 21 persen dibandingkan periode sebelum musim liburan dimulai.
Data KAI Daop 8 Surabaya mencatat, dari total penumpang tersebut sebanyak 6.943 orang berangkat, sedangkan 7.373 lainnya merupakan penumpang yang tiba di Stasiun Pasar Turi. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena jadwal perjalanan kereta api masih berlangsung hingga malam hari.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat mulai terlihat sejak sepekan terakhir. Libur sekolah dimanfaatkan banyak keluarga untuk berwisata maupun pulang ke kampung halaman menggunakan moda transportasi kereta api.
"Pada hari ini, Sabtu, Stasiun Surabaya Pasar Turi diproyeksikan melayani sebanyak 14.316 pelanggan, yang terdiri atas 6.943 pelanggan berangkat dan 7.373 pelanggan tiba. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring masih berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari," ujar Mahendro.
Sejumlah kota besar dan destinasi wisata masih menjadi tujuan favorit penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Turi. Yogyakarta, Bandung, Jakarta, dan Semarang mendominasi perjalanan antarkota. Sementara untuk wilayah Jawa Timur, rute menuju Malang, Banyuwangi, dan Madiun menjadi pilihan utama masyarakat selama musim liburan.
KAI Daop 8 Surabaya juga mulai mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa arus balik. Berdasarkan proyeksi perusahaan, puncak arus balik libur sekolah diperkirakan terjadi pada 10 hingga 12 Juli 2026, menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar pada 13 Juli 2026.
Meski permintaan perjalanan terus meningkat, KAI belum memutuskan untuk menambah perjalanan kereta maupun kuota tiket. Perusahaan masih melakukan evaluasi berdasarkan perkembangan jumlah penumpang dalam beberapa hari ke depan.
"Untuk saat ini belum ada rencana resmi penambahan kereta atau kuota tiket. Namun, kami terus melakukan evaluasi dan kajian. Jika nantinya diperlukan untuk menambah kapasitas, maka kami akan segera menyiapkannya demi kenyamanan penumpang," tutup Mahendro.
KAI mengimbau masyarakat yang masih berencana bepergian pada sisa masa libur sekolah untuk segera memesan tiket lebih awal agar memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan. (**)
Sumber: beritasatu.com
Editor: Danu
What's Your Reaction?

