Menjelajahi Pantai Bama Banyuwangi, Surga Pasir Putih di Ujung Savana Baluran

Pantai Bama di Banyuwangi menawarkan pesona pasir putih, air laut jernih, hutan mangrove, dan panorama Taman Nasional Baluran. Destinasi ini cocok untuk snorkeling, menikmati senja, hingga wisata alam.

05 Jul 2026 - 09:49
Menjelajahi Pantai Bama Banyuwangi, Surga Pasir Putih di Ujung Savana Baluran
Di Pantai Bama, selain menikmati panorama, wisatawan dapat berenang maupun snorkeling untuk melihat keindahan bawah laut yang masih terpelihara. (Foto: Indonesiakaya.com)

BANYUWANGI, SJP - Banyuwangi terus mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Kemudahan akses melalui Jalan Tol Trans Jawa hingga keberadaan Bandara Internasional Banyuwangi membuat kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini semakin mudah dijangkau wisatawan. Di balik pesona pegunungan, hutan, dan lautnya, Banyuwangi juga menyimpan sebuah pantai eksotis yang masih alami, yakni Pantai Bama.

Pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Baluran ini menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan pantai-pantai lain di Jawa Timur. Sebelum tiba di bibir pantai, pengunjung akan melintasi kawasan konservasi yang terkenal dengan hamparan savananya. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari pengalaman wisata karena sepanjang jalan wisatawan berkesempatan menikmati panorama alam khas Baluran yang dijuluki "Little Africa in Java".

Dari pusat Kota Banyuwangi, perjalanan menuju Pantai Bama memakan waktu sekitar satu setengah jam. Sementara dari arah Situbondo, jaraknya sekitar 74 kilometer dengan waktu tempuh sekitar dua jam, bergantung pada kondisi lalu lintas.

Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disambut hamparan pasir putih yang berpadu dengan air laut berwarna biru jernih. Suasana pantai terasa tenang karena lokasinya berada di kawasan konservasi sehingga jumlah pengunjung tidak seramai destinasi wisata pantai lainnya. Keasrian alamnya pun masih sangat terjaga.

Pantai Bama juga menjadi habitat alami kawanan kera berekor panjang. Satwa liar ini kerap terlihat berkeliaran di sekitar area pantai. Pengunjung disarankan tetap waspada dan menjaga makanan maupun barang bawaan agar tidak diambil oleh kera.

Selain menikmati panorama, wisatawan dapat berenang maupun snorkeling untuk melihat keindahan bawah laut yang masih terpelihara. Peralatan snorkeling tersedia untuk disewa di sekitar kawasan pantai. Bagi yang ingin menikmati pemandangan dari sudut berbeda, tersedia pula perahu yang membawa wisatawan berlayar menyusuri perairan Pantai Bama. Dari tengah laut, panorama Gunung Baluran yang berdiri megah berpadu dengan hamparan hutan mangrove menciptakan lanskap yang memanjakan mata.

Menjelang sore, wisatawan dapat menyusuri jalur mangrove atau mangrove trail yang telah disediakan. Di ujung jalur terdapat gazebo yang menjadi lokasi favorit menikmati semilir angin laut dan panorama senja. Namun, pengunjung yang ingin menunggu matahari terbenam perlu berkoordinasi terlebih dahulu dengan petugas karena kawasan Taman Nasional Baluran memiliki jam operasional hingga pukul 16.00 WIB.

Fasilitas di Pantai Bama juga cukup lengkap, mulai dari area parkir, toilet, kamar bilas, warung makan hingga penginapan di sekitar kawasan. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim kemarau ketika cuaca cerah dan air laut relatif tenang.

Dengan perpaduan savana, hutan mangrove, pasir putih, serta kekayaan biota laut yang masih terjaga, Pantai Bama menjadi destinasi yang layak masuk dalam daftar wisata saat berkunjung ke Banyuwangi. (**)

Sumber: indonesiakaya.com

Editor: DanuĀ 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow