Gerakan Sambang Koperasi, Cara DKUPP Probolinggo Merawat Keberlangsungan Koperasi di Tengah Ancaman Global

Program Gerakan Sambang Koperasi ini diluncurkan untuk lebih fokus pada pembinaan dan penyehatan koperasi di Kabupaten Probolinggo.

22 Jan 2025 - 13:13
Gerakan Sambang Koperasi, Cara DKUPP Probolinggo Merawat Keberlangsungan Koperasi di Tengah Ancaman Global
Gerakan Sambang Koperasi yang dilakukan DKUPP Kabupaten Probolinggo guna merawat keberadaan koperasi. (Rahmad/SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo melakukan upaya perawatan koperasi. Salah satunya meluncurkan program Gerakan Sambang Koperasi. 

Program yang berjalan sejak awal Januari 2025 ini bertujuan untuk memperkuat peran koperasi di Kabupaten Probolinggo melalui pembinaan dan pengawasan yang lebih intensif.

Tim DKUPP yang dipimpin langsung oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, mengunjungi Koperasi Wanita (Kopwan) Dewi Rengganis di Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris. 

Kunjungan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan rapat anggota tahunan (RAT) yang menjadi agenda rutin koperasi tersebut.

Kegiatan Gerakan Sambang Koperasi ini melibatkan tim dari Bidang Usaha Mikro dan Bidang Perindustrian yang bekerja sama untuk memberikan dukungan dalam pengembangan unit usaha koperasi.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami mengatakan, program Gerakan Sambang Koperasi ini diluncurkan untuk lebih fokus pada pembinaan dan penyehatan koperasi di Kabupaten Probolinggo.

"Kami ingin memastikan bahwa DKUPP hadir untuk melakukan pembinaan, monitoring, dan pengawasan terhadap koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Probolinggo. Kami menyadari, salah satu permasalahan yang sering dihadapi koperasi adalah lemahnya pengawasan," katanya.

Lebih lanjut, Taufik menjelaskan, Gerakan Sambang Koperasi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan koperasi, baik yang besar maupun yang kecil.

"Program ini dirancang untuk mendengarkan langsung permasalahan, keluhan, dan tantangan yang dihadapi koperasi. Kami berharap, melalui dialog ini kita bisa mencari solusi dan strategi untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Salah satu fokus utama dari program ini adalah penguatan unit usaha koperasi," tambahnya.

Taufik mengajak koperasi-koperasi untuk memperkuat unit usaha yang sudah ada. Bahkan mendorong koperasi untuk mengembangkan unit usaha baru sebagai sumber modal tambahan.

"Koperasi harus dapat memperkuat unit usaha mereka. Karena ini adalah salah satu kunci untuk mempertahankan eksistensi dan mengembangkan koperasi di tengah tantangan ekonomi global saat ini," terangnya.

Kehadiran tim dari Bidang Usaha Mikro dan Bidang Perindustrian dalam program ini juga dimaksudkan untuk memberikan pendampingan dalam mengoptimalkan unit usaha yang ada di koperasi.

"Dengan bantuan dari kedua bidang ini, kami berharap setiap koperasi dapat mengelola usahanya dengan lebih baik dan menemukan peluang usaha baru yang dapat menjadi sumber pendapatan tambahan," jelasnya.

Melalui Gerakan Sambang Koperasi ini, Taufik berharap koperasi-koperasi di Kabupaten Probolinggo dapat berkembang pesat dan menjadi organisasi yang tangguh dalam menghadapi dinamika ekonomi global. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow