Pemkot Batu Dorong PKL Naik Kelas Lewat Media Sosial dan Aplikasi Dagang
Pelatihan pemasaran digital yang digelar Pemkot Batu menjadi langkah strategis untuk mendorong pedagang kaki lima naik kelas. Dengan kemampuan memanfaatkan media sosial dan platform dagang, para PKL diharapkan tidak hanya bergantung pada pembeli yang datang langsung ke Alun-alun, tetapi juga mampu memperluas pasar hingga ke luar daerah.
KOTA BATU, SJP - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus mendorong pelaku usaha kecil agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag), ratusan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Batu mendapat pelatihan pemasaran digital.
Kepala Diskumperindag Kota Batu Aries Setiawan pada Jumat (5/9/2025) menegaskan, sebanyak 500 PKL mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias dan dibekali pengetahuan mulai dari teknik berjualan dengan percaya diri, strategi promosi melalui media sosial, hingga pemanfaatan platform aplikasi dagang untuk memperluas jaringan konsumen.
"Ini merupakan upaya dalam melakukan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Langkah ini menjadi wujud nyata penguatan ekonomi keluarga para pedagang. Melalui media sosial dan platform digital, PKL dapat meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jaringan konsumen, terutama di Kota Wisata Batu,” ujarnya.
Aries juga menyampaikan bahwa pelatihan serupa akan digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap para pelaku UMKM.
Nantinya, produk-produk khas PKL Batu akan dipasarkan secara daring melalui aplikasi dagang. Konsumen cukup memesan secara online dan produk bisa langsung dikirim ke rumah.
“Tentunya Pemkot Batu juga berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi UMKM, khususnya para PKL Alun-alun Kota Batu, untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” imbuhnya.
Sehingga peluang pasar pedagang di Kota Batu terbuka lebih luas, tidak hanya bagi wisatawan yang datang langsung ke Alun-alun, tetapi juga masyarakat umum di berbagai daerah. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

