Pemkot Batu Arahkan Program TJSLBU Dukung Pendidikan, Ekonomi Rakyat hingga Pengelolaan Sampah
TJSLBU sendiri ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.
KOTA BATU, SJP– Pemerintah Kota Batu mulai menyelaraskan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) dengan sejumlah prioritas pembangunan daerah tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan agar kontribusi dunia usaha tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan mendukung langsung program strategis yang telah ditetapkan dalam RKPD dan KUA-PPAS 2026.
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto pada Selasa (2/6/2027) menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan badan usaha menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat pembangunan daerah di tengah keterbatasan sumber daya yang dimiliki pemerintah.
Menurutnya, pelaksanaan TJSLBU harus diarahkan pada sektor-sektor yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga penanganan persoalan lingkungan.
“Program TJSLBU harus selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. Dengan kolaborasi yang baik, manfaatnya akan lebih terasa bagi masyarakat dan mampu memperkuat capaian program pemerintah,” ujar Heli.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama pembangunan Kota Batu pada 2026 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, dukungan dunia usaha dapat diarahkan untuk memperkuat program pendidikan, termasuk Program 1.000 Sarjana yang memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa asli Kota Batu, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Selain sektor pendidikan, penguatan ekonomi rakyat juga menjadi prioritas. Pemkot Batu tengah menyiapkan sejumlah program strategis seperti pembangunan Mal UMKM untuk mendukung pemasaran produk lokal, pengembangan sektor pertanian modern melalui laboratorium kultur jaringan, hingga penguatan sektor pariwisata berbasis masyarakat.
“Pemberdayaan ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Dunia usaha memiliki peran besar dalam membantu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Di sektor lingkungan, Heli menilai pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, program TJSLBU diharapkan dapat mendukung penguatan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang tengah menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Batu.
Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah juga membuka peluang kolaborasi untuk mendukung pembangunan fasilitas publik yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Mulai dari pembangunan jalan, pedestrian ramah pejalan kaki, hingga fasilitas olahraga dan ruang publik lainnya.
“Melalui TJSLBU, kami ingin membangun kolaborasi yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. Harapannya, seluruh program yang dijalankan dapat mendukung visi pembangunan Kota Batu sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

