Pemkab Tulungagung Siapkan Rp300 Miliar untuk Infrastruktur Jalan Tahun 2026
Untuk mempercepat penanganan infrastruktur, Pemkab Tulungagung juga berupaya mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat maupun program bantuan lainnya.
TULUNGAGUNG, SJP - Pemerintah Kabupaten Tulungagung menunjukkan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp300 miliar pada tahun 2026. Dana tersebut difokuskan khusus untuk perbaikan dan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Erwin Novianto, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama kepala daerah. Menurutnya, alokasi anggaran tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas dan kenyamanan mobilitas warga.
“Prioritas Pak Bupati adalah pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Tahun 2026 ini kami siapkan anggaran Rp300 miliar dan itu khusus untuk jalan,” ujar Erwin, Senin (19/1/2026).
Erwin menjelaskan, kondisi jalan rusak saat ini tersebar di hampir belasan kecamatan, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi mulai dari ringan hingga berat. Meski demikian, pihaknya mencatat sebagian besar ruas jalan utama kabupaten telah tertangani.
“Kalau dihitung secara kasar, penanganan jalan kabupaten sudah mendekati 50 persen. Ruas-ruas utama sudah kami tangani, sisanya akan kami lanjutkan secara bertahap,” jelasnya.
Saat ini, Dinas PUPR tengah menyiapkan tahapan perencanaan hingga proses pengadaan. Ia menargetkan kegiatan konstruksi dapat mulai dilaksanakan pada awal tahun.
“Sekarang sudah masuk tahap perencanaan dan pengadaan. Target kami Februari atau Maret sudah mulai kegiatan konstruksi,” tambahnya.
Meski anggaran yang disiapkan cukup besar, Erwin mengakui penyelesaian perbaikan jalan secara menyeluruh tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu kendala utama.
“Kalau bicara tuntas 100 persen, tentu belum bisa. Makanya nanti akan kami susun jadwal bertahap, kebutuhan totalnya berapa dan bisa dipenuhi dalam beberapa tahun,” ungkapnya.
Untuk mempercepat penanganan infrastruktur, Pemkab Tulungagung juga berupaya mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat maupun program bantuan lainnya.
“Selain jalan kabupaten, ada juga penanganan jalan desa melalui Bantuan Keuangan Desa. Kami juga mengusulkan intervensi dari APBN, sehingga perbaikan infrastruktur jalan bisa segera terealisasi,” katanya.
Erwin menegaskan, meski ada kegiatan infrastruktur lain yang tetap berjalan, pembangunan dan perbaikan jalan akan menjadi fokus utama karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Yang jelas, Pak Bupati berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan semaksimal mungkin, karena ini menyangkut kualitas hidup dan aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

