Empat Gerobak Nakal di Alun-alun Trunojoyo Sampang Diamankan Satpol PP
Kami sudah berikan himbauan, sosialisasi dan tindakan. Tapi memang mereka (PKL) kebal
SAMPANG, SJP - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di area Alun-alun Trunojoyo. Hal itu dilakukan untuk menciptakan kondisi dan pemandangan kota yang lebih bersih dan rapi.
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sampang, Suaidi Asyikin mengatakan, sebelum melakukan tindakan penertiban terhadap PKL, pihaknya sudah melakukan sosialisasi. Bahkan, tahapan tersebut hingga sampai 4 kali.
"Kami sudah berikan imbauan, sosialisasi dan tindakan. Tapi memang mereka (PKL) kebal," jelasnya, Sabtu (15/3/2025).
Menurut Suaidi, penertiban saat ini merupakan lanjutan dari sebelumnya. Sebab, masih banyak ditemukan PKL di area Alun-alun Trunojoyo tidak patuh dan tetap berjualan.
"Padahal kan sudah jelas aturannya, gerobak tidak boleh terparkir di area Alun-alun. Dan jam buka, itu pukul tiga sore. Kalau hari biasanya pukul dua belas baru bisa buka," terangnya.
Suaidi menegaskan, gerobak yang saat ini diangkut ke markas satpol PP, itu tidak bisa langsung diambil. Para PKL harus menunggu selama 1 bulan untuk bisa berjualan kembali.
"Kalau dulu enak bisa diambil esoknya. Sekarang mereka (PKL) itu mokong dan sudah empat kali kami tertibkan, ternyata masih saja melakukan kesalahan," tegasnya.
"Empat gerobak itu PKL yang bagian barat, kalau bagian timur, kemarin dan semalam Diskoperindag sudah memberikan surat edaran, jadi di sana (timur) sudah bersih, tidak ada gerobak," ucapnya.
Penahan terhadap gerobak PKL dilakukan hingga jangka waktu selama sebulan, itu sebagai bentuk hukuman dan efek jera. Dengan tujuan agar tidak mengulangi lagi.
"Ya sesuai SOP nanti tetap diberikan surat pernyataan. Meskipun sudah berapa kali tetap saja diulangi. Ditahan sebulan ini biar jera lah ke depannya," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

