Pemkab Tuban Siapkan Lahan 7 Heaktate untuk Program Sekolah Rakyat
Pemkab Tuban telah menyiapkan lahan seluas sekitar 5 hingga 7 hektare untuk pembangunan sarana dan prasarana permanen Sekolah Rakyat.
TUBAN, SJP—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky usai menyerahkan bantuan sosial (bansos) di Pendapa Kridha Manunggal Tuban, Senin (21/7/2025).
Bupati yang akrab disapa Mas Lindra itu mengungkapkan, saat ini Sekolah Rakyat di Tuban telah memiliki dua rombongan belajar (rombel). Masing-masing untuk jenjang SMP dan SMA. Total siswa sebanyak 50 orang dengan masing-masing kelas diisi 25 siswa.
“Pagi tadi anak-anak calon siswa Sekolah Rakyat sudah mengikuti tes kesehatan oleh Dinkes P2KB Tuban,” ujar Mas Lindra.
Lokasi pembelajaran awal ditempatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban. Namun, Pemkab Tuban telah menyiapkan lahan seluas sekitar 5 hingga 7 hektare untuk pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) Sekolah Rakyat permanen.
“Inshaallah tahun depan mulai dibangun. Lahan sudah disurvei,” tambahnya.
Mas Lindra menambahkan, untuk teknis pelaksanaan, termasuk kurikulum, penggajian guru, dan penunjukan kepala sekolah, sepenuhnya mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) dari pemerintah pusat.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, para calon siswa dan orang tua juga diajak makan bersama. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian dan semangat kebersamaan dalam menyambut tahun ajaran baru.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut mengapresiasi langkah cepat Pemkab Tuban dalam mendukung program Sekolah Rakyat, yang masuk dalam gelombang 1B pelaksanaan secara nasional.
Khofifah menyampaikan, Sekolah Rakyat akan segera memasuki masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dalam waktu dekat.
Dengan mengadopsi sistem sekolah berasrama atau boarding school, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan merata bagi semua anak.
“Kami berharap anak-anak bisa segera menyesuaikan diri, tumbuh dalam lingkungan yang baik, dan mendapatkan hak pendidikan secara layak,” kata Khofifah.
Dia juga menyampaikan apresiasi Pemkab Tuban yang telah sigap dan berkomitmen tinggi dalam menjalankan program pendidikan prioritas nasional tersebut.
Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan yang merata dan bermutu.
Dengan kehadiran program Sekolah Rakyat, diharapkan tidak ada lagi anak-anak dari keluarga rentan yang tertinggal dalam pendidikan.
Dengan sistem boarding school dan dukungan penuh dari negara, program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tangguh, unggul, dan siap bersaing. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

