Pemkab Trenggalek Perbaiki Ekosistem Laut Melalui Konservasi Terumbu Karang di Pantai Mutiara
Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menyelenggarakan Mutiara Underwater Festival and Conservation (MUFON) di Pantai Mutiara, yang bertujuan memperbaiki ekosistem laut melalui konservasi terumbu karang,
TRENGGALEK, SJP – Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menyelenggarakan Mutiara Underwater Festival and Conservation (MUFON) di Pantai Mutiara.
Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang bertujuan memperbaiki ekosistem laut melalui konservasi terumbu karang, dengan melibatkan ratusan relawan dan komunitas pencinta lingkungan.
Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, Cusi Kurniawati, menjelaskan bahwa MUFON pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 oleh Bupati Trenggalek.
“Jadi MUFON itu singkatan dari Mutiara Underwater Festival and Conservation. Dan ini menjadi tradisi kita yang setiap tahun dilaksanakan. Kegiatan hari ini sudah tahun ke-3,” ungkap Cusi.
Hingga kini, total donasi terumbu karang telah melebihi seribu unit yang telah ditanam di kawasan konservasi Karang Bersama, di perairan Mutiara 2. Selain itu, berbagai metode telah digunakan dalam upaya penanaman terumbu karang, seperti struktur meja dari komunitas Hinsal Surabaya, model laba-laba dari pemuda Muhammadiyah, hingga pembangunan rumah ikan atau Eco Fish House.
“Konsep dari MUFON itu adalah bagaimana kita memperbaiki dan mengonservasi area terumbu karang yang mengalami kerusakan. Kita lihat sendiri di video dokumentasi, banyak karang yang patah karena berbagai faktor, seperti suhu dan aktivitas bawah laut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Cusi menyebutkan bahwa dampak dari konservasi ini mulai terlihat secara nyata.
“Kalau menurut testimoni dari nelayan, ikan-ikan yang dulu sempat menghilang kini mulai kembali. Bahkan jenis-jenis baru yang sudah lama tidak ditemukan kini mulai muncul lagi,” tuturnya.
Dengan luas kawasan konservasi saat ini yang mencapai tiga hektare, Pemkab Trenggalek berkomitmen untuk terus memperluas area tersebut dan menjadikan kawasan Pantai Mutiara sebagai Mutiara Diving Center, destinasi wisata edukatif berbasis konservasi laut. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

