Pemkab Malang Percepat Pembangunan SPPG, 82 Unit Telah Dibangun untuk Makan Bergizi Gratis
Pemkab Malang bentuk Satgas percepatan untuk menuntaskan dapur MBG sebelum Desember 2025.
MALANG, SJP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. Hingga Oktober 2025, dari total target 233 dapur MBG, sudah ada 82 unit yang berdiri dan 76 di antaranya telah beroperasi.
Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan makanan dalam mendukung keberlangsungan program MBG. Penekanan itu disampaikannya saat meresmikan beroperasinya SPPG di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, baru-baru ini.
“SPPG di Desa Kidal ini harus benar-benar memperhatikan SOP penyediaan MBG, mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi ke sekolah. Kita tidak ingin ada kasus keracunan seperti yang terjadi di daerah lain,” kata Bupati Sanusi, Ahad (19/10/2025).
Ia menambahkan, program MBG memiliki proses yang saling berkaitan, sehingga kedisiplinan semua pihak menjadi kunci keberhasilan.
Berdasarkan data hingga Oktober 2025, program MBG di Kabupaten Malang telah menjangkau sekitar 231.483 penerima manfaat, meliputi siswa PAUD hingga SMA/SMK/SLB, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Pemerintah Kabupaten Malang juga telah membentuk Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG di Daerah, sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 400.5.7/4072/SJ tertanggal 25 Juli 2025.
Selain itu, dukungan penyediaan lahan dan bangunan dapur MBG dilakukan berdasarkan Surat Edaran Nomor: 500.12/2119/SJ tentang Dukungan Pemerintah Daerah dalam Penyediaan Tanah untuk Pembangunan SPPG.
Sebagai upaya optimalisasi, pihak Pemkab Malang terus menjalin koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Kepala SPPG Kabupaten Malang, pelaku usaha, UMKM, serta BUMDes sebagai supplier bahan baku MBG.
“Ini bagian dari komitmen kita mendukung penuh program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis,” pungkas Bupati Sanusi.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi menjelaskan, pembentukan Satgas ini merupakan langkah strategis untuk memastikan percepatan realisasi target MBG di Kabupaten Malang.
“Kita akan membuat Satgas percepatan agar target unit MBG tercapai sesuai data pusat. Saat ini baru puluhan yang sudah running, dan kami berkomitmen menuntaskan sisanya hingga Desember,” ujar Mahila beberapa waktu lalu.
Mahila menambahkan, Satgas tersebut terdiri dari berbagai komponen, tidak hanya OPD, tetapi juga melibatkan, Dinas Pendidikan, dan Dinas KB.
“Dinas Pendidikan menjadi penerima manfaat utama bagi siswa, sedangkan Dinas KB berperan dalam distribusi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelasnya. (*)
Editor: Danu S
What's Your Reaction?

