Pemkab Jombang Perkuat Ekonomi dan Infrastruktur Melalui Musrenbang RKPD 2027

Forum ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) di Pendopo Kecamatan Gudo, Senin (9/2/2026).

10 Feb 2026 - 16:00
Pemkab Jombang Perkuat Ekonomi dan Infrastruktur Melalui Musrenbang RKPD 2027
Kegiatan Musrembang RKPD tahun 2027 tiga kecamatan di Jombang, yakni Kecamatan Gudo, Kecamatan Perak, dan Kecamatan Bandarkedungmulyo. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. 

Forum yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) ini dipusatkan di Pendopo Kecamatan Gudo, Senin (9/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Jombang Salmanudin, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, beserta jajaran pejabat terkait. Forum ini berfungsi sebagai wadah penyerapan aspirasi masyarakat dari tiga wilayah, yakni Kecamatan Gudo, Perak, dan Bandar Kedungmulyo.

Wakil Bupati Salmanudin, mewakili Bupati Warsubi, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan instrumen penting untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional. 

Ia menyebut forum ini dirancang guna merumuskan perencanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

"Fokus kami meliputi pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, hingga dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis," ujar Salmanudin dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2/2026).

Pembangunan tahun 2027 mengusung tema Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer. Pemkab Jombang berkomitmen menjadikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi yang terintegrasi dengan industri pengolahan serta pasar modern maupun digital.

Merespons kebutuhan masyarakat, Wakil Bupati mengumumkan transformasi skema Pagu Indikatif Kewilayahan menjadi program 'Prioritas Kecamatan' yang mulai diberlakukan pada 2026.

"Mulai 2026, peran kecamatan diperkuat melalui alokasi peningkatan jalan kabupaten sebesar Rp1 miliar per kecamatan, serta tambahan Rp200 juta untuk Penerangan Jalan Umum (PJU). Tujuannya agar dampak pembangunan langsung dirasakan masyarakat," tegasnya.

Beberapa proyek strategis yang dijadwalkan pelaksanaannya pada 2026 meliputi rehabilitasi jalan ruas Gondekan–Gudo, pemasangan PJU ruas Blimbing–Gudo, serta rehabilitasi jalan Karangdagangan–Balongsari. Selain itu, pemasangan PJU juga akan difokuskan pada sejumlah titik, mulai dari Desa Sumberagung, Pagerwojo, Kalangsemanding, hingga wilayah Perak.

Di samping infrastruktur fisik, Pemkab Jombang mendorong program Desa Maju dan Sejahtera (Desa Mantra). Program ini menyasar pembangunan berbasis kewenangan desa, seperti perbaikan jalan lingkungan tingkat RT/RW, dukungan Dasawisma, hingga pengadaan atribut Linmas.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh delegasi dan kepala desa bersinergi menyukseskan program strategis, antara lain Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, penanganan sampah ASRI, serta penguatan swasembada pangan dan energi.

Kegiatan berlangsung tertib dengan partisipasi tokoh masyarakat, kepala sekolah, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bapperida Hartono turut memaparkan detail program Desa Mantra dan capaian pembangunan dari usulan tahun sebelumnya yang akan direalisasikan pada 2026 di tiga kecamatan peserta. (**) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow