Diduga Panik, Petugas Layanan Disdik Gresik Kabur saat Wali Murid Keluhkan SPMB

Sejumlah orangtua dan walimurid mengeluhkan layanan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik yang diduga kabur menghindar saat ramai keluhan pendaftaran SPMB.

20 Jun 2025 - 19:33
Diduga Panik, Petugas Layanan Disdik Gresik Kabur saat Wali Murid Keluhkan SPMB
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP—Pelaksana tugas (Plt) Bupati Gresik, Asluchul Alif, angkat bicara soal petugas layanan Dinas Pendidikan (Disdik) Gresik yang diduga sengaja menghindar saat ramai tentang keluhan para orang tua perihal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

Asluchul Alif menduga, petugas layanan tersebut ikut panik atas website SPMB yang eror karena terkendala serangan hacker tidak bertanggung jawab. 

"Mungkin ikut panik," kata Alif, saat meninjau langsung Kantor Disdik Gresik, Jumat (20/6/2025).

Alif menjelaskan, serangan hacker itu mengakibatkan timbulnya polemik di kalangan orang tua siswa. Seperti nomor induk siswa nasional (NISN) yang terkadang tidak terdeteksi. Kemudian, penghitungan jarak satelit terkadang molor tidak sesuai jarak sebenarnya.

Dugaan serangan hacker itu juga berpengaruh kepada hasil pengumuman. "Pengumuman muncul diterima. Kemudian muncul lagi tidak diterima. Itu menjadi polemik," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang orang tua calon siswa, warga Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Silvy, mengungkapkan kekecewaannya terhadap petugas pelayanan Disdik Gresik yang kabur di tengah ramainya keluhan pendaftar SPMB. 

Dia yang datang pada Kamis (19/6/2025) kemarin, mengaku tidak ada petugas yang menemui soal aduan SPMB. "Kemarin ke sini jam 14.00 WIB sampai 16.00 WIB tidak ada petugas," ungkapnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow