Pemkab Bondowoso Segera Distribusikan Bantuan usai Banjir Bandang di Desa Wonoboyo
Pembangunan infrastruktur permanen masih akan diusulkan kepada BNPB untuk mendapatkan bantuan
BONDOWOSO, SJP – Dua hari usai banjir bandang menerjang Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso akhirnya memberikan perhatiannya terhadap warga terdampak.
Pemkab Bondowoso meninjau kerusakan infrastruktur dan rumah-rumah warga yang tertimpa banjir bandang hingga dua kali pada Senin (3/2/2025) itu. Asesmen ulang terhadap dampak bencana alam tersebut mulai dilakukan.
"Kita mulai lakukan asesmen ulang. Karena dampak dari banjir bandang susulan memiliki dampak yang lebih luas dan lebih parah," kata Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Haeriah Yuliati, Rabu (5/2/2025).
Dia mengatakan, pemerintah akan memprioritaskan kebutuhan warga terdampak yang sifatnya mendesak dan memerlukan penanganan segera. Seperti penanganan tanggap darurat. Baru kemudian kebutuhan yang bersifat permanen. Seperti perbaikan rumah.
Haeriah menyebut, kebutuhan mendesak yang akan segera didistribusikan yaitu bantuan logistik hingga peralatan. Untuk mengantisipasi banjir bandang terjadi kembali, pemerintah berencana membuatkan penahan air.
"Maka dari itu, instansi terkait, seperti BPBD, Dinsos, Satpol PP, Damkar dan yang lainnya serta para relawan melakukan kerja bakti agar nanti jika terjadi banjir susulan tidak semakin meluas lagi dampaknya," ucap Haeriah.
Berdasar informasi terbaru yang diterima dari Kepala Desa (Kades) Wonoboyo, Tubaini, jumlah rumah warga yang terdampak banjir bandang bertambah menjadi 111 rumah. Jumlah itu bertambah setelah terjadi banjir susulan.
"Yang rusak ringan menjadi 95 rumah. Sedangkan yang rusak parah sebanyak 16 rumah," ungkapnya, Rabu (5/2/2025)
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Sigit Purnomo mengatakan, bantuan yang sifatnya darurat akan segera didistribusikan kepada warga yang terdampak.
"Seperti kasur lipat, peralatan mandi dan makanan siap saji," jelasnya, Rabu (5/2/2025).
Selain itu, penanganan terhadap infrastruktur yang rusak juga akan segera dilakukan. Seperti tanggul penahan air berupa kantong-kantong pasir akan segera di distribusikan hari ini. Semua kebutuhan warga terdampak akan dikaver oleh BPBD Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur yang sifatnya permanen, pihaknya telah berkolaborasi dengan dinas teknis terkait guna mengasesmen kebutuhan-kebutuhan yang akan diusulkan, guna segera dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Kita usulkan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, banjir bandang menerjang Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang pada Senin (3/2/2025) malam. Lalu keesokan harinya, terjadi banjir bandang susulan yang lebih parah pada Selasa (4/2/2025). (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

