Pemkab Banyuwangi Punya Jemput Bola Rawat Warga, Bupati Cek Pelaksanaan di Lapangan

Target program ini adalah lansia atau mereka yang tidak memiliki aksesibilitas untuk berobat keluar rumah.

29 Mar 2024 - 10:45
Pemkab Banyuwangi Punya Jemput Bola Rawat Warga, Bupati Cek Pelaksanaan di Lapangan
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat menjenguk seorang pria lanjut usia (lansia), Jumhari, yang sakit dan tinggal sebatang kara, di Kecamatan Genteng, Selasa (26/3/2024).

Kabupaten Banyuwangi, SJP - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memiliki program bernama Jemput Bola Rawat Warga.

Sebuah program layanan pemeriksaan Puskesmas yang dilakukan dari rumah ke rumah secara rutin. 

Target program ini adalah lansia atau mereka yang tidak memiliki aksesibilitas untuk berobat keluar rumah. 

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani baru-baru ini terjun langsung menjenguk seorang pria lanjut usia (lansia), Jumhari, yang sakit dan tinggal sebatang kara, di Kecamatan Genteng, Selasa (26/3/2024).

Selama ini kakek berusia 84 tahun tersebut tinggal seorang diri di rumahnya di Dusun Sawahan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Selain mendapat perawatan dan pemeriksaan rutin dari Puskesmas setempat, selama ini Jumhari dibantu oleh para tetangga. 

"Saya sangat senang melihat kerukunan dan budaya saling bantu warga kampung sini. Terima kasih orang-orang baik," kata Ipuk kepada para tetangga Jumhari yang turut hadir di rumah Jumhari. 

Jumhari tinggal sendirian di rumahnya sejak istrinya meninggal tujuh tahun lalu ditemani keponakannya. Sementara anak-anaknya tinggal luar Jawa. Kondisinya yang tidak memungkinkan karena sakit, membuat dia tidak bisa bekerja.

Kepada Ipuk, Jumhari bercerita telah mendapat bantuan sembako dari pemerintah, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar. 

"Kalau dapat bantuan sembako, yang masakkan ya tetangga-tetangga di sini. Yang bersihkan rumah saya juga tetangga. Mereka juga membantu saya kalau ada apa-apa, termasuk rutin mengantarkan saya berobat ke puskesmas," kata Jumhari.

Kepada Jumhari, Ipuk meminta untuk terus semangat dan menjaga kesehatan.

"Tetap semangat, kalau ada apa-apa bilang ke petugas Puskesmas," kata Ipuk.

Ipuk mengatakan, kunjungannya ke lansia sakit merupakan usaha pemerintah untuk memastikan kondisi kesehatan lansia di Banyuwangi. Ipuk juga meminta agar Puskesmas dan Kecamatan untuk rutin kontrol kepada setiap lansia. 

"Layanan kesehatan terus kami dorong, sekaligus mengintensifkan layanan keliling ke rumah-rumah warga," kata Ipuk.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang peka terhadap lingkungan sekitarnya. Kami minta apabila masyarakat menemukan lansia yang tinggal sebatang kara, atau ada anak putus sekolah melapor ke desa atau kecamatan, agar segera mendapat tindakan," pinta Ipuk. (***)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow