Pembangunan Masjid dan Ponpes An Nur 3 Resmi Dimulai di Bululawang, Ini Kata Bupati Malang

Pembangunan Masjid dan Ponpes An Nur Tiga dimulai melalui peletakan batu pertama yang dihadiri Bupati Sanusi dan para kiai sebagai dukungan penuh.

24 Nov 2025 - 20:16
Pembangunan Masjid dan Ponpes An Nur 3 Resmi Dimulai di Bululawang, Ini Kata Bupati Malang
Bupati Malang, Sanusi, bersama KH. Fahim Royani (Gus Fahim Ploso) mengikuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid An Nur Al Qusyairi dan Ponpes An Nur 3 Al Qusyairi di Desa Sempalwadak, Bululawang, Kabupaten Malang (Foto : Hafid/SJP)

MALANG, SJP - Pembangunan Masjid An Nur Al Qusyairi dan Pondok Pesantren An Nur 3 Al Qusyairi di Desa Sempalwadak, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, resmi dimulai, Senin (24/11/2025).

Bupati Malang, Sanusi, yang hadir dalam peletakan batu pertama, menegaskan bahwa kawasan pendidikan ini diproyeksikan menjadi pusat lahirnya SDM unggul berbasis agama dan keterampilan teknis dalam hal wirausaha.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini mengikuti proses pembangunan Masjid An Nur Qusyairi dan Pondok Pesantren An Nur 3 Al Qusyairi. Semoga diberikan kemudahan, kelancaran, dan mendapat ridho Allah SWT,” ujar Bupati Sanusi, Senin (24/112025).

Sanusi menyampaikan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia menilai, kehadiran ponpes ini kelak memiliki ciri khas tersendiri karena tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membekali santri dengan kemampuan teknis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

“Nanti santri bisa memproduksi alat-alat perindustrian seperti mesin packing. Ini tentu akan meningkatkan kualitas SDM dan melahirkan banyak SDM unggul di Kabupaten Malang,” imbuhnya.

Owner sekaligus penggagas pembangunan, H. Khairul Amin atau akrab di sapa H. Untung Pemilik warung bernama 'Warung Untung' menjelaskan bahwa lahan yang disiapkan mencapai hampir 2 hektare.

Kawasan tersebut tidak hanya akan menjadi lokasi masjid dan pondok pesantren, tetapi juga Pondok Dhuafa dan Pondok Masyarakat sebagai bagian dari program pemberdayaan dan penguatan pendidikan.

“Untuk kapasitas awal menampung seribu santri. Targetnya tahun depan sudah selesai,” terang H. Untung.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang turut hadir dan mendukung proses pembangunan, mulai dari pemerintah daerah hingga para tokoh agama.

“Saya sangat-sangat berterima kasih kepada Bupati Malang atas doa restunya, juga para kiai Malang Raya, DMI, Ketua PCNU, Gus Hamim, dan semua yang hadir,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow